Minggu, 19 Juli 2026

Jurus Silat Lidah Bahlil di Balik Nikel Raja Ampat, Sebut Dirinya Belum Jadi Menteri saat Izin Diterbitkan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 7 Juni 2025 | 20:21 WIB
Bahlil menyebut dirinya tidak bertanggung jawab soal izin nikel di Raja Ampat? (Instagram/bahlillahadalia)
Bahlil menyebut dirinya tidak bertanggung jawab soal izin nikel di Raja Ampat? (Instagram/bahlillahadalia)

“Ya kita sangat setuju, harusnya demikian, jangan sampai itu merusak,” kata Fadli Zon usai sholat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jumat 6 Juni 2025.

Ia juga mengingatkan agar kawasan Raja Ampat dijaga sebagai salah satu surga ekologis yang tidak ternilai. “Kita harapkan jangan ada satu penambangan yang bisa merusak keindahan alam dan juga ekosistem yang saya kira sangat indah di Raja Ampat,” tambahnya.

Tanggung Jawab Bukan Sekadar Wacana

Pernyataan para pejabat seputar izin dan pelaksanaan tambang ini menyoroti persoalan mendasar. Siapa yang bertanggung jawab menjaga kawasan Raja Ampat dari kerusakan permanen?

Silat lidah dalam bentuk pengalihan waktu izin maupun kepemilikan legal perusahaan tak cukup menjawab kegelisahan publik. Apalagi ketika kelestarian lingkungan berhadapan dengan kepentingan bisnis.

Publik menanti langkah konkret dari pemerintah, bukan hanya narasi pengelakan. Raja Ampat bukan sekadar objek eksploitasi, melainkan simbol warisan ekologis yang harus dijaga bersama.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X