Cabdin menuntut klarifikasi kronologi lengkap dan pemeriksaan menyeluruh terhadap ABK untuk mengungkap apa yang terjadi.
Pihaknya juga meminta tanggung jawab SMK Perikanan dan Kelautan Puger terkait kerja sama dengan perusahaan penyedia PKL, menyoroti perlunya standar operasional yang lebih ketat untuk keselamatan siswa.
Baca Juga: Pemprov Jatim Sediakan Beasiswa Sebanyak 72.841 untuk Pelajar SMA/SMK Swasta di Jawa Timur
"Kami meminta kejelasan, karena sampai saat ini kita tidak tahu apa yang terjadi kepada korban serta dilakukan evaluasi agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," ujar Muhammad Khotib, Kepala Seksi SMK Cabdin Wilayah Jember, pada 24 Mei 2025.
Hingga kini, pihak sekolah terus berkoordinasi dengan kepolisian, Basarnas, dan pihak terkait untuk mendukung pencarian Badrus.
Kepala Cabdin Jember menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengiriman siswa PKL terutama di sektor berisiko tinggi seperti perikanan, untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Sindiran Menohok Luluk Hamidah soal Pemasangan Pagar di Perairan Tangerang dan Bekasi: Sekarang Bambu Digunakan untuk Melindungi Oligarki
Prabowo Desak Malaysia Usut Penembakan WNI di Perairan Selangor: Kita Juga Yakin...
Bertahan Selama 7 Jam! 3 Nelayan yang Hanyut di Perairan Kepulauan Seribu Berhasil Diselamatkan Kru Pertamina, Menteri BUMN Berikan Apresiasi
Kecelakaan Tunggal di Jember, Remaja 16 Tahun Tewas Usai Mobilnya Tabrak Pohon, Polisi Ungkap Penyebab Sementara
Berantas Perjudian, Polres Jember Bongkar 5 Arena Sabung Ayam
Pasar Kurban Jember Lesu Menjelang Idul Adha 2025! Harga Turun, Pengiriman Hewan Ternak Terhambat Wabah PMK