SketsaNusantara.id - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada 28 Mei 2025 ikut mendorong percepatan penggunaan vaksin TBC dunia di forum internasional.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia, melalui Menteri Kesehatan akan mengambil peran dalam pengembangan vaksin TBC dunia.
Dalam pertemuan bersama para pejabat dan pemimpin dunia, Budi Gunadi Sadikin mengambil peranan penting di pertemuan tingkat tinggi TB VAC di kantor pusat organisasi kesehatan dunia, di Jenewa.
Baca Juga: Kalau Gaji Masih Rp5 Juta, Jangan Kaget Disebut Menkes: 'Enggak Sehat dan Enggak Pintar'
Indonesia memimpin diskusi ini bersama berbagai pemangku kepentingan.
Pertemuan tersebut menjadi waktu yang cukup penting untuk melakukan evaluasi terkait pengembangan vaksin TBC.
Sejumlah tokoh penting dari berbagai negara serta organisasi global turut hadir dalam pertemuan ini.
Termasuk pejabat dari Afrika Selatan, Vietnam, Filipina, hingga berbagai perwakilan lembaga internasional lainnya.
Menurut Kementerian Kesehatan, TB VAC atau TB Vaccine Accelerator Council pertama kali digagas pada Sidang Umum PBB di tahun 2023.
Tujuannya yaitu untuk mempercepat pengembangan vaksin TBC dunia.
Hingga saat ini, menurut Kementerian Kesehatan ada setidaknya 15 calon vaksin TBC yang sudah berada di tahapan uji klinis.
Hal tersebut menunjukkan penelitian vaksin dalam tahap pengembangan yang cukup signifikan.
Artikel Terkait
Menkes Sebut Polisi akan Lakukan Gelar Perkara Kasus Bullying PPDS Undip Hari Ini: Bersama Bu Irjen...
Update Skandal Bius RSHS Bandung! Menkes Bongkar Celah Sistem, IDI Tuntut Evaluasi Ketat SOP Rumah Sakit
Download Gratis! Twibbon Hari Lahir Pancasila 2025 Desain Elegan dan Keren untuk Dipasang sebagai Story di Medsos
Jelang Berangkat Naik Haji, Ruben Onsu Sempatkan Waktu Sambangi Jaja Miharja yang Tengah Terbaring Sakit
Menteri Agama Ungkap Tengah Berkoordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi Terkait Visa Haji Furoda