SketsaNusantara.id - Delapan anggota perguruan pencak silat di Jember telah ditangkap polisi karena merusak rumah warga.
Kejadian ini dilaporkan terjadi di Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Dilansir SketsaNusantara.id yang diunggah dari kanal YouTube KOMPASTV pada 28 Mei 2025 , para pelaku berdalih melakukan aksi ini sebagai balas dendam.
Baca Juga: Berantas Perjudian, Polres Jember Bongkar 5 Arena Sabung Ayam
Dari pelaku terungkap Insiden bermula ketika salah satu anggota, berinisial AMS, melintas di dekat tempat latihan perguruan silat lain di Dusun Krajan, Desa Kasiyan.
AMS mengaku dikejar dan dilempar oleh orang tak dikenal, yang ia duga adalah anggota perguruan silat lain.
Merasa diprovokasi, AMS kemudian meminta bantuan rekannya, MBS, dan beberapa anggota lain dari perguruannya.
Kelompok AMS kemudian mendatangi lokasi dan mendapati sekitar sepuluh anggota dari perguruan silat lain sudah bersiaga.
Ketegangan memuncak, dan kelompok AMS melempari salah satu rumah milik anggota perguruan lawan dengan batu, menyebabkan kerusakan fisik pada bangunan yang parah.
Atas insiden tersebut, Satreskrim Polres Jember segera mengamankan 8 pesilat yang terlibat dalam perusakan tersebut.
Polisi juga menyita barang bukti berupa dua senjata tajam jenis celurit yang dibawa oleh dua tersangka berinisial MR dan MX.
Delapan pesilat ini dijerat dengan Pasal 170 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang perusakan secara bersama-sama, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.
Artikel Terkait
Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Begini Tradisi Pemakaman Umat Hindu di Jember, Prosesi Sakral yang Sarat Makna Budaya, Mirip Seperti di Bali?
Liburan Sekolah Kian Dekat! Ngadem di Kebun Teh Jember yang Dibangun Sejak 1918 Bisa Jadi Pilihan Tepat
Sound Horeg Makin Meresahkan! Warga Jenggawah Jember Protes Event Hiburan Ganggu Pengguna Jalan, Dipaksa Bayar Tiket Masuk Padahal Gak Ikut Nonton
Safari ke Kementerian, Bupati Gus Fawait Perjuangkan Jaminan Keamanan Pekerja Migran dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani Jember
Mengenalkan Budaya Lewat Cerita, Prodi Bahasa Inggris Politeknik Negeri Jember Gelar Storytelling Competition untuk Siswa TK hingga SMP
Sisi Lain Sejarah Pasar Tanjung yang Sempat Jadi Sumber Kebahagiaan Warga Jember, Pernah Jadi Tempat Penuh Kenangan Usai Berhasil Lawan Penjajah