Kombes Pol Edy Setyanyo mengungkapkan, Christiano Tarigan mengaku bahwa dirinya kurang berkonsentrasi saat kecelakaan terjadi.
Sehingga sesaat sebelum kecelakaan, ia tak melakukan pengereman hingga akhirnya menabrak sepeda motor yang dikendarai korban hingga terpental.
2. Sibuk Seharian
Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis ini juga mengaku aktivitasnya pada hari itu cukup padat.
“Aktivitas yang bersangkutan ini dari pagi sampai malam itu full,” terang Kombes Pol Edy.
Pada pukul 07.00-08.00 WIB, tersangka mengaku ada kuliah pagi kemudian setelah kelas selesai dilanjutkan dengan olahraga sepeda dan padel.
“Setelah itu dia melaksanakan kelas sore,” ungkap Kapolresta Sleman.
Pukul 20.30 WIB Christiano mengaku pulang dan keluar kontrakan pukul 00.40 WIB.
3. Hendak Nyalip saat Kecelakaan
Hasil penyelidikan menunjukkan Christiano Tarigan mengemudikan BMW putihnya di lajur kanan dari arah selatan menuju utara.
Hal tersebut menguatkan dugaan mobil tersebut melaju di luar batas marka yang kemudian menjadi salah satu alasan Christiano Tarigan ditetapkan sebagai tersangka.
“Makanya kita tetapkan sebagai tersangka, karena salah satunya itu (keluar marka),” ujar Edy lagi.
Ia pun menambahkan, berdasarkan keterangan mantan pengurus HIPMI PT UGM ini, pada saat kecelakaan, ia hendak menyalip.
Artikel Terkait
Alih-Alih Soroti Pengemudi Ugal-ugalan, Dosen FH UGM Justru Pertanyakan Kenapa Argo Ericko Putar Balik Sebelum Tewas
Terungkap! Penyebab Christiano Tarigan Baru Ditahan 4 Hari Setelah Tabrak Argo Ericko, Gara-Gara Surat?
Misteri Pelaku Pengganti Plat BMW Christiano Tarigan Usai Tabrak Argo Ericko, Kapolresta Sleman: Bukan Anggota
Kecelakaan Tunggal di Jember, Remaja 16 Tahun Tewas Usai Mobilnya Tabrak Pohon, Polisi Ungkap Penyebab Sementara
Inilah Menteri Inisial B yang Diduga Paman Christiano Tarigan Tersangka Penabrak Argo Ericko, Pimpinan Organisasi Besar?
Haru dan Kecewa Warnai Pengumuman SNBT 2025, Anies Baswedan Beri Pesan Menyentuh untuk Semua