SketsaNusantara.id- Kuasa hukum Lisa Mariana tegaskan satu cara untuk menyelesaikan kasus kliennya.
Saat ini konflik antara Lisa Mariana dengan Ridwan Kamil masih bergelut dengan pengadilan yang tentu tak jarang publik berapi-api.
Di tengah proses pengadilan yang masih menemukan kerikil di dalamnya. Markus Nababan selaku kuasa hukum Lisa Mariana pun angkat bicara.
Menurut Markus Nababan, saat ini satu hal yang diperjuangkan oleh timnya adalah identitas dari anak Lisa Mariana.
Karena menurutnya, setiap Warga Indonesia wajib memiliki identitas yang tepat. Dan itu menjadi hak dari setiap warga.
Itulah sebabnya Lisa Mariana membawa hal ini kepada langkah hukum. Apalagi aksesnya kepada Ridwan Kamil yang sudah tertutup.
Sebagai tim kuasa hukum, dirinya menegaskan bahwa tidak bisa menentukan siapa ayah dari anak tersebut.
Namun ada satu cara yang dinilainya tepat untuk mengetahui ayah anak Lisa Mariana sekaligus menerbitkan identitas aslinya.
"Sekali lagi saya ulangi bahwa jalan ke luar dari masalah ini hanyalah kearifan, kemartabatan dan kegantlean para pihak, ayo kita sama-sama tes DNA," katanya dalam YouTube Intens Investigasi pada 28 Mei 2025.
Lagi-lagi, tes DNA tersebut merupakan cara satu-satunya untuk kesejahteraan anak Lisa Mariana.
Selain itu untuk segera menyelesaikan masalahnya dengan Ridwan Kamil yang masih berbelit hingga sekarang.
Artikel Terkait
Jika Terbukti Ridwan Kamil adalah Ayah Biologis Putri Lisa Mariana, Apakah Keluarga Mantan Gubernur Jawa Barat Mau berbagi Warisan?
Atalia Praratya Posting Ajakan Rajin Olahraga, Netizen Ramai-Ramai Sindir Lisa Mariana: Bu Cinta vs Bu Citreuk Saksikan di Ring Tinju
Atalia Praratya Gaspol Rajin Olahraga, Netizen Minta Istri Ridwan Kamil Keluarkan Jurus Ini Buat Hadapi Lisa Mariana
Ridwan Kamil Mangkir di Sidang Perdana Gugatan Lisa Mariana, Kuasa Hukum Berikan Alasannya
Lisa Mariana Dandan Cantik dan Rapi tapi Ridwan Kamil Mangkir Saat Persidangan Perdata di PN Bandung, LM Kecewa Berat?
4 Pernyataan Kuasa Hukum Lesti Kejora Usai Kliennya Dipolisikan atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta, Makin Bikin Kesal Yoni Dores, Ada Apa?