“Desa BRILiaN merupakan program strategis BRI dalam menciptakan ekosistem ekonomi desa yang inklusif, berdaya saing, dan berbasis potensi lokal,” pungkas Hendy.
Dengan omzet yang kini mencapai puluhan juta rupiah per bulan, Slondok Renteng Pak Mul membuktikan bahwa kolaborasi antara pelaku usaha lokal dan lembaga keuangan bisa menciptakan perubahan signifikan.
Produk lokal yang dulu hanya dikonsumsi warga sekitar, kini sudah menjadi bagian penting dari pengalaman wisata di kawasan lereng Merapi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Portofolio Keuangan Berkelanjutan BRI Tembus Rp796 T, Bukti Komitmen Nyata pada ESG dan UMKM
BRI Hadirkan Transformasi Digital dan Ekonomi Inklusif Lewat Purwokerto Half Marathon 2025 yang Gaet Ribuan Peserta
Hari Kebangkitan Nasional 2025: 7 Cara BRI Bantu Ekonomi RI Lebih Tangguh Lewat UMKM, Digital, dan Desa
Dari Dana Kas Masjid ke Bank Skala Nasional, Jejak Sejarah BRI Dimulai dari Purwokerto
45 Jurnalis Raih Beasiswa S2 BRI Fellowship Journalism 2025, Ini Proses Ketat dan Mentor yang Terlibat