Ia mengatakan bahwa pemerintah daerah perlu menyiapkan tata ruang yang aman, termasuk jalur evakuasi dan tempat penampungan sementara, untuk mengantisipasi gempa berkekuatan besar yang berpotensi memicu tsunami.
"Tujuan kami mengingatkan potensi megathrust adalah untuk mengedukasi dan mempersiapkan masyarakat," ujarnya.
Daryono menambahkan bahwa gempa ini tidak memicu tsunami, namun dampaknya cukup signifikan dengan kerusakan pada ratusan rumah termasuk gedung-gedung pemerintahan di Bengkulu.
Bengkulu memang dikenal sebagai salah satu wilayah di Indonesia yang sering mengalami gempa bumi karena lokasinya yang berada di jalur subduksi Sumatra.
Baca Juga: Gempa Bumi Dahsyat Terjadi di Myanmar dan Thailand, Apakah Berdampak Pada Indonesia?
Salah satu gempa besar yang pernah terjadi di wilayah ini adalah pada tahun 2000, dengan magnitudo 7,9 SR yang berpusat sekitar 100 km di lepas pantai Sumatra.
Kondisi tanah tertentu juga menyebabkan sejumlah rumah rentan mengalami kerusakan pasca gempa.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Kisah Syekh Ahmad Kholil Tuban, Sumur di Dekat Makamnya jadi Alarm Tsunami Aceh 2004 dan Gempa Yogyakarta 2006
2 Gempa Berkekuatan Besar Melanda Jepang, Peringatan Tsunami Setinggi 1 Meter Dikeluarkan untuk 2 Wilayah Berikut
Gempa Bali 4,4 Magnitudo Guncang Kuta Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada
Heboh Anggaran BMKG Dipangkas, Info Cuaca hingga Peringatan Gempa Tsunami Bakal Tak Akurat, Netizen Ramai Salahkan Program Makan Bergizi Gratis
Trending X! Suara Gemuruh Terdengar Keras Saat Bogor Diguncang Gempa 4,1 SR yang Memicu Kerusakan Rumah Warga, Begini Penjelasan BMKG
Siaga Cuaca Ekstrem, BMKG Berikan Peringatan Dini untuk Wilayah Indonesia