Pernyataan ini membuka ruang diskusi yang lebih luas. Bahwa pembenahan tidak hanya dilakukan melalui injeksi dana, tapi juga pembaruan tata kelola politik yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.
Hasan pun menegaskan bahwa jalur pemberantasan korupsi bisa ditempuh dari berbagai sisi. Tidak ada satu pendekatan tunggal yang absolut.
“Jadi, memberantas korupsi itu bisa banyak pintu masuknya, bisa dari menambah bantuan, bisa dari memperbaiki sistem politik, jadi ide-ide ini nanti diskusikan lebih lanjut di DPR,” pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Sebelum Digeledah KPK, Lord Dharma Sempat Ingatkan Ridwan Kamil Soal Audit Proyek, Sudah Diincar Sejak Lama?
Perjalanan Karir Politik Ridwan Kamil Sebelum Rumahnya Digeledah KPK, Wali Kota Bandung yang Gagal di Pilkada Jakarta
Pulau Penjara Koruptor Usulan Prabowo Disetujui KPK: Tak Usah Dikasih Makan!
Mata Sayu Ridwan Kamil, Pilih Bungkam Saat Ditanya Soal Perselingkuhan Usai Sholat Idul Fitri, Kini Bakal Dipanggil KPK
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Proyek Gas PGN–IAE, Ada Jejak Pembayaran Fiktif dan Peran 2 Tersangka