Disisi lain, IDI telah mencanangkan dengan rapih rentetan kegiatan lain daripada pengabdian masyarakat.
Termasuk didalamnya peningkatan kompetensi dan pelayanan profesional melalui seminar dan pelatihan, pengembangan sertifikasi dan akreditasi, serta penerapan kode etik yang tidak cacat.
Dalam hal inovasi dan teknologi, IDI berkomitmen meningkatkan kontribusi AI dan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan.
Selain itu, kolaborasi tenaga profesional dan institusi kesehatan untuk mengembangkan penelitian yang inklusif di bidang kesehatan publik.
Tak ketinggalan pula upaya IDI mendorong advokasi dan birokrasi yang merata baik di tingkat nasional maupun internasional.
Seperti rekomendasi kebijakan ke pemerintah pusat yang menyejahterakan sejawat serta meningkatkan kontribusi aktif di forum dan organisasi kesehatan internasional.
Hal tersebut dimaksudkan pula untuk mencapai tujuan akan terciptanya kolaborasi kemitraan dan partisipasi aktif profesi dokter Indonesia di kancah global.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Viral! Beredar Surat Tuntutan Klarifikasi Perizinan Dokter Umum oleh LSM di Bogor, Netizen: Apalagi Ini?
Nikita Mirzani Bakal Bebas? Sosok Praktisi Hukum Beberkan Peluang Penghentian Penyidikan dari Kasus yang Dilaporkan Oleh Dokter Kecantikan Reza Gladys
Sunnah Tidur dalam Kondisi Gelap: Penjelasan Buya Yahya dan Dokter dalam Perspektif Islam serta Medis
Luna Maya Lakukan Egg Freezing Pada Usia 37 Tahun, Dokter Ginekologi Menjawab Bagaimana Peluang Hamilnya Setelah Menikah dengan Maxime Bouttier
Jangan Sembarangan! Ini Posisi Tidur Terbaik Menurut Dokter demi Menjaga Kesehatan dan Tubuh Lebih Bugar