Kamis, 4 Juni 2026

Gratis Ongkir Dibatasi? 7 Poin Peraturan Menteri Komdigi tentang Layanan Pos Komersil yang Dikeluarkan Meutya Hafid

Photo Author
Naufal Abdul Majid, Sketsa Nusantara
- Minggu, 18 Mei 2025 | 22:33 WIB
Menteri Komdigi menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 8 Tahun 2025 tentang Layanan Pos Komersial (Tangkapan layar YouTube/KemkomdigiTV)
Menteri Komdigi menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 8 Tahun 2025 tentang Layanan Pos Komersial (Tangkapan layar YouTube/KemkomdigiTV)

Pelanggaran terhadap privasi pengguna bisa berujung sanksi hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 67 ayat (4). 

7. Kompensasi Ganti Kerugian

Jika kiriman rusak atau hilang, penyelenggara pos diwajibkan memberikan ganti rugi maksimal 10 kali ongkos kirim apabila terbukti lalai sesuai Pasal 73 ayat (1).

Peraturan ganti rugi ini menjadi angin segar bagi konsumen yang selama ini kesulitan menuntut pertanggungjawaban.

Secara keseluruhan, terbitnya peraturan baru ini menjadi momen di mana layanan ekspedisi tidak bisa semena-mena dan harus mulai mengedepankan akuntabilitas.

Dengan adanya Permen 8/2025, diharapkan industri layanan pos di Indonesia menjadi lebih sehat, terstandarisasi, dan berkelanjutan.*** 

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: komdigi.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X