Kamis, 4 Juni 2026

Berapa Berat Turbo? Sapi Kurban Terbesar Milik Prabowo Subianto di Sulawesi Barat yang Tiba-Tiba Mati di Kandang

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Jumat, 16 Mei 2025 | 21:32 WIB
Turbo, sapi milik Prabowo untuk kurban yang tiba-tiba ambruk  (Tangkapan layar YouTube tvOneNews )
Turbo, sapi milik Prabowo untuk kurban yang tiba-tiba ambruk (Tangkapan layar YouTube tvOneNews )

SketsaNusantara.id - Turbo, nama seekor sapi yang akan dikurbankan Prabowo Subianto tiba-tiba ambruk.

Pada Idul Adha 2025 ini Prabowo Subianto sudah menyiapkan beberapa sapi untuk di kurbankan, salah satunya sapi yang diberi nama Turbo tersebut.

Berat Turbo disebut  mencapai hingga 1,14 Ton tersebut menjadi sapi yang paling berat di Sulawesi Barat.

Baca Juga: Profil Atalarik Syach, Mantan Suami Tsania Marwa yang Rumahnya Dibongkar Paksa hingga Ngadu ke Dedi Mulyaid dan Presiden Prabowo

Sapi kurban milik Presiden terpilih Prabowo Subianto yang rencananya akan disumbangkan untuk masyarakat Sulawesi Barat namun tiba-tiba tumbang dan tak mampu berdiri lagi.

Sapi tersebut berjenis Simental dengan bobot 1,14 ton itu tumbang dan diputuskan di potong lebih awal dikandang itu juga.

Sapi tersebut sebelumnya dipelihara oleh peternak sapi bernama Dedi Irawan, di Desa Kebun Sari, Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Baca Juga: Geger! Atalarik Syah Mendadak Tag Akun Presiden Prabowo dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ada Apa?

Sapi tersebut telah dibeli oleh Sekretariat Kepresidenan dengan harga Rp 125 juta untuk di kurbankan di ibu kota provinsi.

Sebelumnya sapi tersebut dalam keadaan sehat, Dedi Irawan sempat memandikan sapi tersebut sesak nafas dan tiba tiba sapi tersebut ambruk di kandang dan tak bisa berdiri lagi.

"Saya kasih makan, enggak mau makan, nafasnya ngos-ngosan kayak capek begitu padahal malamnya dia makannya bagus sekali," ujarnya dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube tvOneNews.

Baca Juga: Hadi Poernomo Kasus Apa? Punya Catatan Kelam pada Masa Lalu yang Bikin Geger, Prabowo Malah Lantik Pria Ini Jadi Penasihat Presiden

"Tiba-tiba saya lari, dengar dia jatuh di kandang," imbuhnya bahwa sapi tersebut jatuh dikandang dan tak bisa berdiri lagi sehingga akhirnya diputuskan di potong.

Karena khawatir mati, Dedi Irawan terpaksa melakukan pemotongan darurat atau menyembelihnya segera di kandang untuk mencegah resiko lebih lanjut.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube tvOneNews

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X