Kamis, 4 Juni 2026

Dukung Swasembada Pangan dan Ketahanan Nasional, IFG Perluas Perlindungan Risiko Pertanian

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 16 Mei 2025 | 11:54 WIB
Ilustrasi perluasan perlindungan terhadap petani yang dilakukan IFG (Freepik/Rawpixel.com)
Ilustrasi perluasan perlindungan terhadap petani yang dilakukan IFG (Freepik/Rawpixel.com)

 

SketsaNusantara.id - Petani Indonesia terus menghadapi berbagai tantangan mulai dari perubahan iklim hingga serangan hama.

Dalam mendukung program ketahanan nasional dan membantu petani Indonesia dalam menghadapi tantangan tersebut, Indonesia Financial Group atau IFG, holding BUMN yang bergerak di bidang asuransi, penjamin dan investasi melalui PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) memperluas perlindungan terhadap sektor pertanian untuk memastikan keberlanjutan produksi pangan.

Baca Juga: IFG Ungkap Rendahnya Literasi Asuransi Mahasiswa di 13 Kampus: Paham Investasi, Lupa Perlindungan

Hingga akhir 2024, Jasindo melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) telah memberikan perlindungan terhadap lebih dari 278 ribu hekrar lahan pertanian.

Program UATP juga telah melindungi hampir 500 ribu petani di seluruh Indonesia., termasuk di Jawa Barat sebanyak 90 ribu hektar.

Nilai klaim perlindungan yang diberikan kepada 272 kelompok tani di Jabar tersebut bernilai Rp10,8 miliar di mana Kabupaten Karawang menjadi wilayah dengan cakupan perlindungan terbesar.

Baca Juga: IFG Hadirkan Day Care untuk Anak Karyawan, Strategi Baru Ciptakan Tempat Kerja Ramah Keluarga dan Setara Gender

Perlindungan melalui skema asuransi seperti AUTP dinilai mampu memberikan rasa aman yang dapat mendorong keberlanjutan produksi pangan nasional.

Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji mengungkapkan IFG hadir bukan sebatas institusi keuangan namun juga sebagai mitra pembangunan nasional.

“Melalui perlindungan risiko yang diberikan Jasindo, IFG berperan aktif dalam mendukung upaya pemerintah mencapai swasembada pangan dan ketahahan nasional,” ungkapnya.

Baca Juga: IFG Dukung APFI 2025 di Solo, Sinergi BUMN dan Pewarta Foto Wujudkan Jurnalisme Visual yang Tak Pernah Mati

Kehaditan IFG juga diharapkan bukan hanya sebatas menanggung potensi kerugian, namun juga mendorong petani untuk lebih berani dalam produksi dan investasi.

Tentang Indonesia Financial Group

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X