“Tahu kan kenapa Lampung jalannya ancur, deforestasi tinggi, begal banyak, nggak mau dan relatif minus pembangunan,” cuit akun itu lagi.
Pemilik akun pun mempertanyakan sikap Hatami yang merupakan wakil rakyat.
“Mereka diwakili beginian, Malang sekali warga sono. Tebak partai?” tulis akun @ilhamid.
Tak hanya itu, dalam utas lainnya, akun tersebut juga menyinggung demostrasi petani singkong yang digelar beberapa waktu lalu.
“Petani singkong Lampung Utara demi kenaikan ratusan rupiah soal harga singkong dibela-belain demo. Sedangkan wakil rakyat-nya sawer terus,” cuitnya lagi.
Baca Juga: DPRD Kota Probolinggo Sampaikan Rekomendasi atas LKPJ Wali Kota Tahun 2024
Netizen lainnya juga mempertanyakan uang yang digunakan Hatami untuk menyawer DJ.
“Itu duitnya hasil apaan? Usaha? Dagang? Apa yang di luar nurul?” komentar @b**********5.
Hatami pun memberikan klarifikasi terkait video tersebut pada 13 Mei 2025.
Berdasarkan pengakuannya, Hatami mengaku diminta untuk naik ke atas panggung.
Untuk memerihkan acara, Hatami pun berinisiatif memberikan saweran kepada DJ yang ada di atas panggung sekaligus menghibur panitia.
Hatami yang juga memiliki usaha di bidang perkebunan dan perikanan ini mengaku uang yang ia gunakan diambil dari kocek pribadinya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Megawati Soroti Isu Ijazah Jokowi: 'Kok Susah Amat Ya, Kasih Lihat Saja'
Murid Dilarang Bawa HP ke Sekolah, Gubernur Dedi Mulyadi Jadi Daerah Pertama Jalankan PP Tunas
Apa itu Haji Khusus dan Perbedaannya dari Reguler? Ada Sejumlah Keistimewaan yang Wajib Dipahami
Perbedaan Haji Khusus dan Haji Furoda: Biaya, Fasilitas, dan Waktu Tunggu yang Jauh Lebih Cepat dari Haji Reguler
Lagi Viral Youtuber Paman Bara, Sosok yang Berani Bertahan Hidup Sambil Eksplor dan Edukasi tentang Kehidupan di Dalam Hutan
Siapa Gen Alfarizi? Bocil 'Pemburu Hantu' yang Bikin Sumringah Ferry Irwandi
Apa Itu Cloud Iridescence? Viral Fenomena Pelangi di Atas Awan Terjadi di Pangandaran, Ternyata Berdampak Buruk bagi Lingkungan, Ini Penjelasannya