Sabtu, 18 Juli 2026

3 Poin Pengakuan Keluarga Korban Ledakan Maut di Garut, Belajar Otodidak untuk Buka Amunisi Kadaluarsa TNI AD

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 14 Mei 2025 | 06:30 WIB
Momen Salim, adik korban ledakan maut di Garut beberkan sejumlah fakta pada Dedi Mulyadi (YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)
Momen Salim, adik korban ledakan maut di Garut beberkan sejumlah fakta pada Dedi Mulyadi (YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)

 

SketsaNusantara.id - Sejumlah fakta baru terkait korban sipil dalam insiden ledakan maut di Garut, Jawa Barat pada Senin, 12 Mei 2025 kemarin mulai bermunculan.

Beberapa perwakilan keluarga korban yang tengah berduka, angkat bicara dan mengungkapkan sejumlah fakta.

Hal tersebut disampaikan para keluarga korban kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang datang berkunjung pada Selasa, 13 Mei 2025.

Baca Juga: Terungkap! Teka-teki Keberadaan Warga Sipil di Lokasi Pemusnahan Amunisi Kadaluarsa TNI AD di Garut, Dedi Mulyadi: Pengakuannya...

Dalam kunjungannya tersebut, salah satu anak korban membantah jika mendiang ayahnya mendekati lokasi pemusnahan untuk mencari sisa-sisa besi.

“Bapak saya bukan mulung,” ujar anak salah satu korban kepada Dedi Mulyadi seperti dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube milik Gubernur Jawa Barat periode 2024-2029 itu.

Bahkan, mendiang korban sudah menjalani ‘pekerjaan’ tersebut selama lebih dari 10 tahun.

Baca Juga: Disambangi Dedi Mulyadi, Anak Korban Ledakan Amunisi Kadaluarsa di Garut Ungkap Fakta Keberadaan Sipil di TKP: Bapak Saya Bukan Mulung!

Hal senada juga diungkap oleh Salom, kakak Iyus dan Anwar, salah satu warga sipil Kampung Cimerak yang tewas dalam ledakan tersebut.

Kepada orang nomor satu di Jawa Barat itu, ia mengungkapkan sejumlah fakta terkait ‘pekerjaan’ yang merenggut nyawa kedya adiknya tersebut.

Salim mengaku ia dan mendiang adiknya bekerja menjadi buruh dalam proses pemusnahan amunisi kadaluarsa milik TNI AD.

Baca Juga: Ledakan Amunisi Menelan Korban Jiwa di Garut, Ini Prosedur Pemusnahan Amunisi Tak Layak Pakai Berdasarkan Juklak Kementerian Pertahanan RI

“Kebetulan saya sama adik saya kerja di situ. Buruh ngebuka amunisi,” terangnya.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X