Kamis, 4 Juni 2026

Dilaporkan ke Komnas HAM, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Tetap Ngotot Pilih Barak Militer Jadi Tempat Mendidik Anak Bermasalah

Photo Author
Selly Mauren Wattimury, Sketsa Nusantara
- Minggu, 11 Mei 2025 | 15:27 WIB
Dedi Mulyadi saat mengunjungi siswa yang tengah dididik di barak militer (Tangkapan layar Youtube.com/Kang Dedi Mulyadi Channel)
Dedi Mulyadi saat mengunjungi siswa yang tengah dididik di barak militer (Tangkapan layar Youtube.com/Kang Dedi Mulyadi Channel)

Pertama-tama, mantan Bupati Purwakart ini menyampaikan terima kasih atas apresiasi hingga laporan tudingan pelanggaran HAM. 

Baca Juga: Tak Terima dengan Kebijakan Dedi Mulyadi, Pria Ini Laporkan Gubernur Jawa Barat ke Komnas HAM Buntut Para Pelajar Dikirim ke Barak Militer: Saya...

Ia memandang bahwa berbagai opini terhadap kebijakannya datang karena perhatian publik terhadap masalah perilaku anak dan remaja. 

"Untuk itu saya yakin seluruh kritik, saran, dan pelaporan itu didasarkan pada konsen dan keberpihakan pada anak-anak dan remaja di Jawa Barat", terangnya. 

Jadi, bukan menjadi masalah apabila tidak mendapat sambutan hangat dari sejumlah orangtua. 

Baca Juga: Dikritik KPAI, Program Barak Militer Dedi Mulyadi Dianggap Tak Manusiawi dan Abaikan Hak Anak

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak orangtua dan masyarakat untuk bersama terlibat dalam upaya penanganan anak berperilaku khusus. 

Misalnya menampung anak dan remaja di rumah, lembaga pendidikan, lembaga pelatihan, kantor, dan lain sebagainya. 

Ajakan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa masalah pendidikan karakter adalah tanggung jawab bersama. 

Baca Juga: Larangan Wisuda dari Gubernur Dedi Mulyadi Disambut Positif, Siswi Ini Buktikan Perpisahan Tetap Seru Walau Tanpa Wisuda

Disisi lain, kepala daerah yang akrab disapa Kang Dedi ini, juga sudah menyatakan keterlibatan pemerintah terkait. 

Seperti Dinas Pendidikan Kota dan Provinsi Jawa Barat telah turut dikerahkan untuk memfasilitasi orangtua yang ingin mendaftarkan anaknya. 

Selain itu, masyarakat yang ingin berkontribusi sebagai pihak pelaksana juga boleh mendaftar melalui dinas terkait.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: YouTube Official iNews, Instagram @dedimulyadi71

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X