Minggu, 19 Juli 2026

Pemprov Jatim Sediakan Ratusan Rumah Bersubsidi untuk Buruh, Wartawan, dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Rabu, 7 Mei 2025 | 20:19 WIB
Gubernur Khofifah saat merancang penyaluran banguan rumah bersubsidi Bersama dengan Menteri PKP Maruarar Sirait. (Dok. Humas Pemrov Jatim)
Gubernur Khofifah saat merancang penyaluran banguan rumah bersubsidi Bersama dengan Menteri PKP Maruarar Sirait. (Dok. Humas Pemrov Jatim)

SketsaNusantara.id - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia bakal memberikan bantuan berupa rumah subsidi.

Bantuan rumah subsidi akan menyasar tiga golongan. Yakni, para buruh, pekerja media atau wartawan, dan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Diperkirakan, jumlah bantuan subsidi rumah itu mencapai 20 ribu unit. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bakal mulai memberikan bantuan rumah bersubsidi sebanyak 100 unit pada Juni mendatang.

Baca Juga: Pasca Kebakaran Kantor Bank Jatim Cabang Pembantu Kalisat Jember, Corporate Secretary Fenty: Pelayanan Tetap Berjalan Normal Meski Ada Pengalihan

Pada peluncuran rumah subsidi perdana, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan bahwa pihaknya akan menyiapkan ratusan unit terpusat di Kabupaten Gresik.

"Tak hanya pemberian 100 unit rumah bersubsidi, kami juga akan melakukan renovasi untuk 500 rumah di Jawa Timur," ungkap Khofifah.

Rencananya, perbaikan ratusan rumah tersebut ditujukan untuk tunawisma di Kota Malang dan Pasuruan.

Baca Juga: Catat Prestasi Serapan Gabah Tertinggi di Jatim, Bupati Fawait Berikan Penghargaan ke Bulog Jember

Lebih lanjut, Khofifah menyebutkan bahwa penyaluran bantuan itu merupakan buntut dari tuntutan buruh yangmenggelar aksi pada peringatan May Day atau Hari Buruh Nasional pada 1 Mei lalu.

"Ini tentu saja menjadi kabar baik," tegasnya.

Menurut wanita nomor satu di Jawa Timur tersebut, bantuan itu merupakan salah satu bentuk tuntutan masyarakat agar mendapatkan rumah engan format subsidi.

Baca Juga: Gubernur Jatim Hapus Batasan Usia dalam Rekrutmen Kerja, Peluang Luas untuk Semua Kalangan

Khofifah menerangkan bahwa proses menyicil rumah bersubsidi ini bakal menggunakan simulasi cicilan kredit pemilikan rumah (KPR) oleh badan pengelola tabungan perumahan rakyat (BP Tapera).

"Program rumah subsidi ini tentu saja dikemas dengan Harga terjangkau. Yaitu, dengan uang muka sebesar 1 persen dan suku bunga sebesar 5 persen dengan tenor maksimal selama 20 tahun," lanjutnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X