Sementara itu, Korlap Aksi, Yulia Nata Lubisma menyampaikan bahwa aksi yang dilakukan hari ini merupakan peringatan untuk hari buruh internasional. Bagi perempuan yang akrab disapa Izul itu, hari buruh adalah hari perlawanan bagi masyarakat sipil.
Baca Juga: Pasca Laka Lantas KA vs Truk, KAI Daop 9 Jember Lakukan Penyempitan di JPL Lokasi Kecelakaan
“Kami memaknai hari ini (buruh) sebagai hari perlawanan masyarakat sipil,” katanya.
Menurutnya, hingga hari ini kesejahteraan para buruh masih belum terjamin. Padahal mereka sangat memiliki peran penting dalam berbagai sektor yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian di Jember bahkan untuk negara.
“Sangat ironis, kondisi para buruh masih belum terjamin kesejahteraannya. Baik dari segi perlindungan sosial, upah. Mereka masih jauh dari kata sejahtera,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Laka Lantas KA Vs Truk di Perlintasan Sebidang Jember, Sopir Dilarikan ke Rumah Sakit
Nahas! Truk Tertemper Kereta Api di Perlintasan Sebidang Jember, Begini Kronologinya
Tempuh Berbagai Cara, Bupati Gus Fawait Komitmen Dongkrak Wisata Jember
Jadi Persinggahan Pegiat Wisata dari 20 Provinsi dan Mancanegara, Jember Berharap Potensinya Laku
Pemkab Jember Jalin Kekompakan Buruh dan Pengusaha Lewat Jalan Sehat