Kamis, 4 Juni 2026

Update Kasus Tewasnya Balita 4 Tahun Akibat Ulah Pacar Ibu, Kepala Desa Ungkap Kronologi Selengkapnya

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Selasa, 29 April 2025 | 22:30 WIB
Ilustrasi tempat pembakaran bayi di Tangerang  (Pixabay ValynPi14)
Ilustrasi tempat pembakaran bayi di Tangerang (Pixabay ValynPi14)

SketsaNusantara.id - Tega, itu satu kata yang patut disematkan pada pelaku pembakaran bocah balita berusia 4 tahun.

Peristiwa tewasnya balita tersebut terjadi di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten pada Minggu 27 April 2025 yabg lalu.

Saat ini kasus pembunuhan ini masih diselidiki oleh pihak kepolisian, namun bisa dipastikan bahwa pelaku adalah pacar dari sang ibu.

Baca Juga: Hasan Nasbi Resmi Mundur, Siapa Penggantinya? Ini 5 Nama Selebritis dan Profesional yang Paling Dijagokan Jadi Pengganti

Seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV, seorang balita 4 tahun berinisial MA ditemukan tewas mengenaskan disebuah kontrakan di Tangerang Banten.

Diketahui balita tersebut meninggal dunia di sebuah kontrakan pacar ibunya sendiri yang disebut sebagai seorang sekuriti di Bandara Soekarno Hatta.

Sedangkan ayah korban sendiri tidak mengetahui hal ini sebab ia tidak tinggal bersama istri dan anaknya karena sudah bercerai.

Baca Juga: Rajin Ngonten, 5 Akun Media Sosial Dedi Mulyadi hingga Dijuluki Gubernur Konten, Sehari Berapa Postingan?

Mirisnya, balita 4 tahun tersebut tewas didalam sebuah kamar yang terbakar bersama dengan kasur dan juga bantal yang terbakar habis.

Balita berusia 4 tahun tersebut ditemuakn dalam keadaan sudah meninggal dengan kondisi hangus terbakar.

Polisi telah melakukan olah TKP sebagai penyelidikan lebih lanjut untuk mencari motif pelaku sebenarnya.

Baca Juga: Viral! Kang Dedi Mulyadi Panggil Pelajar Viral Jalan Kaki ke Sekolah, Ternyata Karena Siswi SMP 1 Panyawangan Ciamis Lakukan Hal Ini...

Sementara itu terduga pelaku yang berinisial HB (38) tahun masih buron dan dalam pengejaran polisi.

Peristiwa dan kronologi kejadian mengenaskan itu diungkap oleh Kepala Desa Rawa Burung, Ahmad Damhuri.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X