SketsaNusantara.id - Joko Pinurbo seketika jadi perbincangan hangat publik hingga namanya jadi trending topic di X (dulu Twitter) pada peringatan Hari Puisi Nasional 2025.
Hari Puisi Nasional yang diperingati setiap 28 April merupakan momen untuk mengenang penyair legendaris Chairil Anwar yang wafat pada tahun 1949 silam.
Chairil, sebagai pelopor puisi modern Indonesia, telah meninggalkan warisan besar yang terus dirayakan melalui berbagai kegiatan seperti pembacaan puisi, diskusi sastra, dan lomba menulis.
Namun, pada peringatan Hari Puisi Nasional 2025 warganet tak hanya mengenang Chairil Anwar tetapi juga menyebut nama Joko Pinurbo.
Netizen ramai-ramai mengenang penyair jenaka yang akrab disapa Jokpin ini. Sang penyair telah tiada dan para penggemar sastra mengenang Joko Pinurbo yang meninggal dunia pada 27 April 2024, sehari sebelum peringatan Hari Puisi Nasional.
Mengenal lebih dekat Joko Pinurbo, berikut profil singkat dan rekam jejaknya sebagaimana dihimpun SketsaNusantara.id dari laman Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta.
Joko Pinurbo merupakan sastrawan kelahiran Sukabumi, Jawa Barat pada tangga 11 Mei 1962. Pria bernama lengkap Philipus Joko Pinurbo ini terlahir dari keluarga sederhana.
Anak seorang guru sekolah dasar ini menghabiskan masa kecilnya di Sukabumi sebelum pindah ke Sleman, Yogyakarta untuk melanjutkan pendidikan menengah di SMP Sanjaya Babadan.
Bakat menulisnya mulai terlihat saat ia bersekolah di Seminari Menengah Peter Canisius Mertoyudan, Magelang. Jokpin pertama kali menulis puisi, sejak duduk di bangku SMA.
Jokpin melanjutkan pendidikan di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan atau yang kini dikenal sebagai Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.
Joko menjadi guru di almamaternya sembari aktif di dunia jurnalistik sastra. Ia terlibat sebagai editor di majalah Basis dan Sadhar serta pernah bekerja di PT Grasindo Yogyakarta dan Bank Naskah Scholastic.
Jokpin dikenal sebagai penyair yang unik dan memberikan gaya dan warna tersendiri dalam dunia puisi Indonesia karena pendekatannya yang penuh humor, sederhana, namun sarat makna.
Artikel Terkait
Sering Kontroversi, Gus Miftah Ternyata Penulis Buku Motivasi, Ini Judul dan Sinopsisnya
Diklaim Hasto Kristiyanto Sebagai Kitab Perjuangan PDIP, Ini Isi Buku Cindy Adams ‘Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat’
Prabowo dan Buku vs Jokowi dan Motoran: Rocky Gerung Soroti Pilihan Hobi Pemimpin
Bedah Buku ‘Kiai Militer Pengawal ldeologi NKRl Berbasis Pesantren’, KH M Yusuf Hasyim Diajukan Pahlawan Nasional
10 Ucapan Selamat Hari Buku Anak-Anak Internasional 2025, Pesan Penuh Makna Untuk Seluruh Anak di Dunia, Bagikan di Medsos Tepat 2 April
Mengenal 3 Pahlawan Perempuan pada Tugu 3 Wanita Pejuang Jepara, Ada Patung RA Kartini yang Memegang Buku!