Selasa, 21 Juli 2026

Misinformasi Tulisan Dahlan Iskan di Disway, Kamis 10 April 2025

Photo Author
Tim Redaksi Sketsa Nusantara, Sketsa Nusantara
- Kamis, 10 April 2025 | 08:56 WIB
Pemerhati isu sosial-politik Adil Satria Putra soroti tulisan Dahlan Iskan soal Bupati Jember (Dok.SketsaNusantara.)
Pemerhati isu sosial-politik Adil Satria Putra soroti tulisan Dahlan Iskan soal Bupati Jember (Dok.SketsaNusantara.)

*Adil Satria Putra

SketsaNusantara.id - Tulisan bertajuk “Bulan Ranjang” karya Dahlan Iskan yang terbit di Disway pada Kamis, 10 April 2025, memuat sebuah kekeliruan mendasar terkait informasi personal Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait.

Dalam tulisan tersebut, Dahlan Iskan menyebut bahwa Gus Fawait bukanlah putra kelahiran Jember, melainkan kelahiran Jombang. Klaim ini bukan hanya tidak akurat, namun juga berpotensi menyesatkan publik.

Faktanya, Gus Muhammad Fawait adalah putra asli Kabupaten Jember. Ia lahir dan tumbuh besar di Kecamatan Jombang, sebuah wilayah administratif yang secara geografis berada di dalam wilayah Kabupaten Jember.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! BRI Bakal Bagikan Rp31,4 Triliun Dividen kepada Pemegang Saham dengan Cum Date 10 April 2025, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini

Kekeliruan Dahlan Iskan tampaknya bersumber dari kesalahpahaman antara Kecamatan Jombang di Jember dan Kabupaten Jombang yang merupakan wilayah terpisah di Jawa Timur.

Sebagai seorang jurnalis senior dengan rekam jejak panjang di dunia media, seharusnya Dahlan Iskan mengedepankan ketelitian dalam proses verifikasi data.

Prinsip dasar jurnalisme –check, recheck, and check again– semestinya menjadi fondasi utama sebelum menyusun dan mempublikasikan sebuah tulisan, terlebih yang memuat identitas tokoh publik.

Baca Juga: Ada Durian Sampai Mengkudu, Intip 8 Buah yang Menjadi Inspirasi Deretan Desa di Jember, Menghasilkan Nama Unik dan Gampang Diingat, Mana Wilayahmu?

Kesalahan ini bukan sekadar persoalan administratif. Dalam konteks sosial dan emosional masyarakat Jember, informasi tersebut dapat melukai kebanggaan kolektif.

Gus Fawait selama ini dikenal sebagai figur yang tumbuh dari rahim Jember: aktivis muda, santri, dan pemimpin visioner yang menjadi simbol harapan baru masyarakat setempat.

Ia adalah tokoh yang dibentuk oleh kultur Jember, berakar kuat di desa-desa, dan telah mengabdi untuk masyarakatnya sejak lama.

Baca Juga: Dispendukcapil Jember Beroperasi Usai Lebaran, Jumlah Warga yang Mengurus Adminduk Melonjak

Menyebut bahwa ia bukan kelahiran Jember berarti menanggalkan aspek historis dan emosional penting dari kepemimpinannya.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X