SketsaNusantara.id - Mencuatnya kasus korupsi yang terjadi di Pertamina beberapa waktu lalu cukup mengejutkan publik.
Nilai kerugian negara yang fantastis mencapai Rp1000 triliun menjadi salah satu hal yang disoroti.
Beberapa hari setelah dugaan korupsi tersebut mencuat, Kapuspenkum Kejaksaan Agung Harli Siregar mengungkapkan, jumlah Rp193,7 triliun merupakan penghitungan kerugian negara pada tahun 2023 saka.
Kerugian negara yang disebabkan korupsi pengadaan minyak mentah di Pertamina periode 2018-2023 ini pun diprediksi mencapai angka Rp1000 triliun atan Rp1 kuadriliun.
Namun baru-baru ini, Jaksa Agung ST Burhanuddin kembali mengungkapkan berbagai kemungkinan dalam kasus korupsi yang menghebobkan publik ini.
Dalam wawancaranya dengan Deddy Corbuzier yang diunggah tanggal 9 April 2025, ia mengungkapkan kemungkinan korupsi yang terjadi di Pertamina sudah berlangsung sejak lama.
“Hm, lebih dari itu sebenarnya,” ujar ST Burhanuddin saat ditanya Deddy Corbuzier seperti dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Deddy Corbuzier.
Kendati demikian, Burhanuddin menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih fokus untuk memproses korupsi yang terjadi di Pertamina periode 2018-2023.
Meski yakin bahwa korupsi yang terjadi di Pertamina berlangsung jauh sebelum tahun 2018, namun pemilik nama lengkap Sanitiar Burhanuddin mengungkapkan dirinya tidak bisa memprediksi kerugian yang mungkin ditimbulkan.
“Yakin cuma kan kita nggak bisa menyebutkan sekian, tidak. Karena kita kan jaksa, harus ada faktanya,” imbuhnya.
Artikel Terkait
Netizen Kaitkan Perkataan Prabowo saat Dialog Bareng Pimred Media dengan Cuitan Lawas Fufufafa: Penjelasan Presiden Berbelit-Belit, Tak Sesuai Konteks
I Love Mutiara Tembus Kapal Pesiar, UMKM Lombok Ini Sukses Ekspor Berkat BRI dan Raup Omzet Ratusan Juta hingga Jutaan Dolar
Dedi Mulyadi Soal Lucky Hakim Diperiksa Kemendagri Soal Liburan ke Jepang: Paling Utama Adalah Pak Bupati Indramayu...
Geger Residen PPDS Anestesi Diduga Lakukan Kekerasan Seksual pada Penunggu Pasien di RSHS Bandung, Dokter Tirta: Ini Memalukan Sepanjang Sejarah PPDS!
Beda Nasib: Ribuan Staf MBG Belum Terima Gaji, Prabowo Mengaku Sedih Menterinya Tak Dapat Mobil Dinas sejak Dilantik