SketsaNusantara.id - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Republik Indonesia, Immanuel Ebenezer belum lama ini menyebutkan keinginannya untuk menghapus batas usia pada lowongan kerja untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia.
Terlebih, belum lama ini banyak warganet menggaungkan tren "Kabur Aja Dulu" dengan tujuan untuk mencari penghidupan yang lebih layak di luar Indonesia.
Wamenaker yang akrab disapa Noel ini menilai syarat batas umur dalam lowongan kerja menjadi penghambat bagi para pencari kerja, khususnya mereka yang berusia di atas 30 hingga 45 tahun.
"(Persyaratan) itu penting, tapi juga jadi penghambat. Orang mau bekerja dipersulit dengan syarat ketentuan umur," ujar Noel di hadapan awak media pada Jumat, 4 April 2025 lalu dikutip SketsaNusantara.id dari postingan akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall yang diunggah hari Minggu, 6 April 2025.
"Kawan-kawan yang sudah umur 40-45 padahal masih produktif, karena umurnya tidak sesuai dengan syarat, akhirnya hopeless mencari pekerjaan, oleh karena itu kita berharap (syarat batas usia) ini dihapus," tandasnya.
Namun, Wamenaker sendiri belum dapat memastikan soal wacana penghapusan syarat umur maksimal dan akan mencari dasar hukum untuk mewujudkan wacana tersebut.
Noel menegaskan bahwa kebijakan yang diambil nantinya harus selaras dengan Undang-Undang (UU) yang menjamin hak warga negara untuk mendapatkan pekerjaan.
"Belum, karena saya kan baru di Ketenagakerjaan, kita akan cari kenapa ada syarat itu. Ya cari Undang-undang, yang pasti melindungi warga negaranya lah, jangan bertabrakan dengan Undang-undang," katanya.
Noel juga belum bisa memastikan bentuk regulasi yang akan digunakan untuk menghapus syarat batas umur tersebut, apakah melalui Peraturan Pemerintah (PP) atau revisi UU Ketenagakerjaan.
Langkah ini, merupakan bagian dari upaya pemerintah melalui Kemenaker untuk membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat.
"Syarat (batas) usia dalam lowongan kerja ini harusnya tidak boleh bertentangan dengan hak warga negara karena setiap orang kan berhak untuk mencari kerja supaya dapat penghidupan yang layak," pungkasnya.
Artikel Terkait
Diresmikan Presiden Soeharto, PT Sritex yang Pailit Sempat Lakukan Perluasan 275 Usaha, Apa Saja?
Fix! PT Sritex Tutup Total per Maret 2025: Ribuan Karyawan Jadi Korban Kampanye Gibran dan Janji Manis Pemerintah
Nasib Tragis Karyawan Sritex, Ugal-ugalan Dukung Gibran di Pemilu 2024, Kini Justru Menangis di PHK Massal
Bos Sritex Menangis Ucapkan Salam Perpisahan, Intip Perjalanan Karier Iwan Kurniawan Lukminto yang Hadapi Kenyataan Pahit Usai Perusahaannya Pailit
Harapan untuk Ribuan Eks Karyawan PT Sritex: Kabar Investor Baru dan Pesangon yang Akan Segera Dicairkan
Eks Karyawan PT Sritex Group Bisa Segera Kembali Bekerja dengan Investor Baru, Berikut Mekanismenya...