Padahal, setiap warga negara memiliki hak suara yang dilindungi konstitusi, dan menggunakan hak tersebut bukanlah sebuah pelanggaran hukum.
“Tetapi ketika saya menggunakan hak saya secara konstitusional, tidak melanggar undang-undang, kok saya dimusuhin? Kan aneh. Buat saya itu nggak profesional. Ini namanya baperan,” ujarnya dengan nada kecewa.
Ia menilai bahwa profesionalisme di dunia politik Indonesia masih sebatas teori. Para politikus sering mengatakan bahwa tidak ada kawan atau lawan yang abadi, tetapi realitasnya menunjukkan hal sebaliknya.
“Seharusnya, ketika kepentingan sejalan, orang-orang bisa bekerja sama lagi meskipun sebelumnya berseberangan. Itu baru namanya profesionalisme,” tambahnya.
Tidak Terlibat Politik, Tapi Tetap Kena Dampak
Dimana Yang membuat Cak Lontong semakin kecewa adalah fakta bahwa ia bukan seorang politisi ataupun bagian dari organisasi politik tertentu. Ia hanya seorang warga negara yang menggunakan hak pilihnya.
“Satu, saya juga bukan ketua umum partai. Saya tidak punya organisasi ormas, saya hanya orang yang menggunakan hak suara saya untuk mendukung pasangan yang menurut saya layak untuk saya dukung, saya perjuangkan,” keluhnya.
Cak Lontong pun berharap agar dunia politik di Indonesia bisa lebih dewasa dan tidak mengorbankan profesionalisme hanya karena perbedaan pandangan.
Sebab, setiap warga negara berhak menentukan pilihan tanpa harus takut kehilangan pekerjaan atau dikucilkan.
“Tapi kan itu menunjukkan bahwa sudah tidak profesional. Buat saya itu indikasi bahwa politik kita belum profesional,” tutupnya.
***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Profil Chico Hakim, Mantan Jubir Tim Ganjar-Mahfud yang Serang Balik Silfester Matutina Usai Debat dengan Rocky Gerung
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Kompak Tak Hadir dalam Pelantikan Prabowo-Gibran, Begini Faktanya
Diduga Sindir Sukatani, Cuitan Ganjar Pranowo Jadi Sorotan, Netizen: Dapat Salam dari Petani Wadas
Inpres Efisiensi Belanja APBN dan APBD Picu Pro Kontra, Ganjar Pranowo Kritik Tegas Pemerintah: Harus Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat
Susul Anies Baswedan! Ganjar Pranowo Jadi Pembicara di Masjid UGM, Netizen Pertanyakan Undangan Jokowi: Juara Koruptor No 2 Dunia Kok Gak Diundang?