Minggu, 19 Juli 2026

Curhat Cak Lontong Kena Blacklist hingga Kehilangan Pekerjaan saat Pilpres 2024! Benarkah Gara-Gara Dukung Paslon 03?

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Rabu, 2 April 2025 | 07:47 WIB
Curhat Cak Lontong dimusuhi hingga kena blacklist gara-gara dukung paslon 03 saat Pilpres 2024. (instagram.com/@seno_n_roll)
Curhat Cak Lontong dimusuhi hingga kena blacklist gara-gara dukung paslon 03 saat Pilpres 2024. (instagram.com/@seno_n_roll)

SketsaNusantara.id - Komedian ternama Lies Hartono, atau yang lebih dikenal sebagai Cak Lontong, mengungkapkan kekecewaannya terhadap dinamika politik di Indonesia yang menurutnya masih jauh dari profesionalisme.

Ia mengaku mengalami pemutusan kerja sama secara mendadak setelah secara terbuka menyatakan dukungan kepada pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD pada Pilpres 2024.

Pernyataan ini disampaikan Cak Lontong dalam sebuah podcast bersama Mahfud MD, sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun X @V3g3l pada Rabu (2/4).

Baca Juga: Bahas Strategi Menangkan Pramono-Rano di Pilkada 2024, Cak Lontong Pilih Fokus Bahagiakan Masyarakat DKI Jakarta

Menurutnya, dunia politik seharusnya bisa lebih objektif, bukan malah menjadikan perbedaan pandangan sebagai alasan untuk memutus hubungan profesional.

Dukung Paslon 03, Karier Langsung Terhenti

Dalam curhatnya, Cak Lontong mengaku bahwa hanya dalam waktu seminggu setelah ia ikut mengantar Ganjar-Mahfud ke KPU, semua pekerjaannya tiba-tiba dibatalkan.

Bahkan, beberapa kontrak yang sudah mencapai tahap pembayaran uang muka tetap dibatalkan sepihak.

Baca Juga: Ketua Tim Pemenangan Pramono-Rano Karno, Cak Lontong Bakal Tebar Kebahagiaan untuk Bangun Jakarta

“Kalau saya mendukung Pak Ganjar, Pak Mahfud, ternyata begitu saya ikut ngantar daftar ke KPU itu pak, itu dalam seminggu berikutnya job saya dicancel semua itu pak. Langsung hilang. Bahkan ada yang sudah DP, tetap dicancel. Ya, untung masih dapat DP,” ungkapnya.

Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa politik di Indonesia masih dijalankan dengan pendekatan subjektif, bukan profesionalisme yang seharusnya menjadi standar dalam dunia kerja.

Politik yang Tidak Profesional

Cak Lontong merasa heran mengapa perbedaan pilihan politik bisa berujung pada pemboikotan terhadap dirinya.

Baca Juga: Wakili Emil Dardak Hadiri Resepsi Pernikahan Putra Sulung Cak Lontong, Interaksi Arumi Bachsin saat Bertemu Tri Rismaharini Jadi Sorotan

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X