Minggu, 19 Juli 2026

Jelang Lebaran 2025, Pasar Ikan Air Tawar di Jombang Ramai Dikunjungi Pemudik yang Pulang Kampung

Photo Author
Tim Redaksi Sketsa Nusantara, Sketsa Nusantara
- Minggu, 30 Maret 2025 | 14:34 WIB
Suasana di pasar ikan air tawar Jombang yang ramai pembeli saat akhir Ramadhan   (Dok.SketsaNusantara.id/Gita Sigit)
Suasana di pasar ikan air tawar Jombang yang ramai pembeli saat akhir Ramadhan (Dok.SketsaNusantara.id/Gita Sigit)

 

SketsaNusantara.id - Para pedagang di Pasar Ikan Air Tawar di Jalan Raya Jombang terlihat sangat senang menjelang lebaran.

Hal itu disebabkan oleh banyaknya pemudik yang pulang kampung dan berburu ikan air tawar.

Pedagang air tawar yang berada di depan SPBU Keting tampak kebanjiran pembeli, baik itu warga setempat maupun pemudik.

Baca Juga: Jombang Menggugat Tuntut DPRD Cabut UU TNI Dan Kembalikan TNI Ke Barak

Seperti tahun-tahun sebelumnya, di akhir bulan Ramadhan, banyak pemudik yang pulang kampung berburu ikan air tawar untuk disantap bersama keluarga.

Kebiasaan ini menjadi momen untuk menghabiskan waktu bersama setelah sekian lama terpisah jarak.

Seperti yang dilakukan salah satu pemudik asal Surabaya, warga Kencong, Mujiono, menyampaikan bahwa ia memang setiap tahun pasti berhenti di pasar ikan air tawar untuk berburu ikan dan dibawa pulang dan dimasak bareng keluarganya.

Baca Juga: Baca Peluang Bisnis di Lingkungan Santri, Sepasang Guru di Jombang Rintis Usaha BRILink

“Hal seperti ini memang agenda tahunan. Saya membeli ikan gurami untuk kita bakar sebelum berbuka puasa,” katanya, Minggu 30 Maret 2025.

Lebih lanjut kata Mujiono, dikarenakan dirinya jarang pulang, maka makan bersama keluarga menjadi momen yang sangat langka dan harus dinikmati.

“Bagi saya, ini adalah momen yang sangat langka dan luar biasa,” ujar Mujiono.

Baca Juga: Hari ini Lebaran, Inilah Alasan Perbedaan Tanggal 1 Syawal di Arab Saudi dan Indonesia

Saat ditanya mengenai harga, Mujiono mengaku harga ikan gurami yang ia beli terbilang cukup murah. “Kisaran harganya 37 ribu rupiah per kg,” papar Mujiono.

Sementara itu, secara terpisah, salah satu pedagang di pasar tradisional di jalan raya, Bonali menyampaikan bahwa di tahun ini para pembeli lebih ramai dibandingkan tahun sebelumnya.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X