SketsaNusantara.id - Aktivis Internasional asal Kolombia, Gina Romero akhirnya menyoroti kasus dugaan intimidasi dan tindak kekerasan terhadap tim medis selama aksi demo penolakan UU TNI di Indonesia.
Melalui akun X miliknya @ginitastas, Gina Romero mengaku telah menerima sejumlah laporan tentang dugaan pembatasan kebebasan berkumpul di berbagai negara, salah satunya Indonesia.
“Saya telah menerima informasi yang mengganggu tentang dugaan pembatasan kebebasan berkumpul di berbagai neegara termasuk Serbia, Georgia, Turki, Indonesia,” cuitnya seperti dikutip SketsaNusantara.id.
Sebelumnya, muncul seruan untuk melaporkan aksi kekerasan dan intimidasi yang dialami tim medis selama demo penolakan UU TNI kepada aktivis maupun publik figur internasional.
Salah satu akun yang turut menyerukan aksi tersebut yakni @txtfromIR.
Awalnya, ajakan untuk menyebarkan berita tindak kekerasn terhadap tim medis ini ditujukan kepada Mary Lawlor, akademisi, pengacara dan pelapor khusus PBB untuk kasus Hak Asasi Manusia.
Akun tersebut mencoba menarik perhatian dunia atas insiden yang terjadi saat itu.
“Ini pelanggaran serius. Twit kejadian di bawah ini dan aksi refresif aparat pada demo hari ini dalam Bahasa Inggris lalu tag @marylawlorhrds sertakan hastag #CabutUUTNI #TolakRUUPolri. Beliau ini pelapor khusus HAM di PBB. Kita coba desak beliau,” cuit akun tersebut pada Kamis, 27 Maret 2025 lalu.
Namun berdasarkan anjuran dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), aksi tersebut ditujukan kepada Gina Romero yang juga merupakan pelapor khusus PBB bidang Kebebasan Berserikat dan Berkumpul.
2 Hari setelahnya, tepatnya pada Sabtu 29 Maret 2025 Gina Romero akhirnya menanggapi ratusan twit yang menyebutnya.
Artikel Terkait
Makin Buka-bukaan! Lisa Mariana Bongkar Fakta Terbaru Usai Ridwan Kamil Ngaku Hanya Bantu Kuliah: Di Wyndham Ngapain Pak?
Berapa UMK Kota Cirebon 2025? Ini Detail Resminya Sesuai dengan Keputusan Gubernur Provinsi Jawa Barat, Masuk Peringkat...
Rangkap Jabatan? Daftar 6 Pejabat Kementerian yang Jadi Komisaris di Bank Milik Negara, Terbaru Ada Fahri Hamzah
Fedi Nuril Sentil Fahri Hamzah yang Kini Ditunjuk Jadi Komisaris BTN, Cuitan Lawas Wamen PKP Menentang Rangkap Jabatan Jadi Gunjingan Warganet
Lepas Pemudik, Pemkab Jember Sediakan Angkutan Bus Gratis dengan Kuota Ratusan Penumpang, Rutenya...