SketsaNusantara.id - Tenaga medis kembali menjadi korban tindak kekerasan yang dilakuan aparat.
Berdasarkan laporan yang beredar di media sosial X (dulu Twitter), tenaga atau tim medis pada aksi unjuk rasa penolakan UU TNI di Gedung DPR RI, Jakarta mengalami intimidasi hingga aksi pemukulan.
Aksi intimidasi yang dilakukan aparat juga termasuk blokade jalan yang membuat 5 ambulans yang membawa korban luka tidak bisa lewat.
Intimidasi dan tindak kekerasan terhadap tim medis pada saat aksi unjuk rasa kali ini bukanlah yang pertama.
Sebelumnya, tenaga medis dalam aksi unjuk rasa di Malang beberapa waktu lalu juga mengalami hal serupa.
Kejadian ini pun mendapat kecaman dari sejumlah pihak, termasuk para publik figur.
Fedi Nuril, artis yang dikenal vokal mengkritisi pemerintah juga menyoroti kejadian tersebut.
Lewat akun X miliknya @realfedinuril, ia meminta kementerian HAM untuk bertindak.
Tak hanya itu, ia juga meminta mantan aktivis 1998, Budiman Sudjatmiko dan Andi Arief untuk bereaksi.
“Pemukulan tenaga medis. Bagaimana ini bang @andiarief__, @budimansudjatmiko, @nataliuspigai2?” tulisnya pada Jumat, 28 Maret 2025.
Artikel Terkait
5 Pesan Rahasia di Balik Video Ferry Irwandi 'Saya Baik-Baik Saja', Poster One Piece hingga Game Dota Jadi Kunci, Netizen: Banyak Pesan Tersirat
Vokal Tolak Pengesahan UU TNI Hingga Berencana Bangun Kampus Gratis, Ferry Irwandi Cerita Soal Kehidupannya Kini yang Diduga Mendapat Ancaman
Andre Rosiade Singgung Pemain Timnas Pura-Pura Cedera hingga Minta Netizen Pertanyakan Hasil MRI, Begini Klarifikasi Rumah Sakit Mitra Keluarga
Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi Pada Tanggal 28-29 Maret 2025, Dinas Perhubungan Jember Sebut Penyebabnya Karena…
Biadab! Mantan Ketua PCNU Ngawi dan Kyai Pondok Pesantren Cabuli Santri Putra, Kini Ditangkap dan Diancam Hukuman Berat
Polemik Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus di Kantor Tempo, Komnas HAM dan LPSK Turun Tangan dan Lakukan Ini
Waspada! Diduga Kelalaian Penjaga Palang Pintu Kereta Api, Terjadi Kecelakaan Maut di Sukoharjo, Begini Kronologinya
Jadi Korban Kekerasan Aparat, Jurnalis Perempuan Asal Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan Ini Ditemukan Meninggal Dunia di Pinggir Jalan