"Pantes kalah mulu, bad attitude," kata netizen.
"Body shaming kepada seorang ibu. Mungkin lupa kalau dia juga lahir dari seorang ibu. Shame on you," ujar netizen lain.
Di sisi lain, ada juga yang mempertanyakan peran Fajar Alfian sebagai publik figur yang seharusnya memberikan contoh yang baik, terutama dalam menghargai setiap individu tanpa melihat latar belakang atau penampilannya.
Fajar sebagai pebulutangkis nasional yang berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto Rian, gagal mempertahankan gelar juara All England pada Maret ini.
Fajar/Rian hanya bisa bertahan hingga babak 16 besar di All England 2025.
Tahun lalu, Fajri menjadi juara berturut-turut setelah tahun sebelumnya juga naik podium tertinggi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Inpres Efisiensi Belanja APBN dan APBD Picu Pro Kontra, Ganjar Pranowo Kritik Tegas Pemerintah: Harus Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat
Ahmad Dhani Disebut Misoginis! Aktivis Perempuan Kritik soal Usulan Naturalisasi Melalui 'Kawin Silang' yang Dianggap Tidak Memanusiakan Manusia
Kasus Kecurangan MinyaKita, Susi Pudjiastuti Kritik Kementerian Perdagangan, Usulkan Pembubaran dan Pembentukan Kementerian Ekspor
Lantang Kritik Keputusan Prabowo Subianto Pilih Ifan Seventeen Jadi Direktur Utama PT PFN, Kunto Aji Khawatirkan Fedi Nuril: Berani Banget!
Lika-Liku Perjalanan Karir Mat Solar 'Bajaj Bajuri': Dulu Kritik Pemerintah Orba Lewat Teater, Gagal Nyaleg hingga Tanah Digusur untuk Jalan Tol