Minggu, 19 Juli 2026

Ramai Tudingan Penutupan dan Larangan Drone di Kawasan TNBTS Akibat Ladang Ganja, Menhut Raja Juli Buru-Buru Klarifikasi

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Rabu, 19 Maret 2025 | 09:08 WIB
Klarifikasi Menhut Raja Juli Antoni soal penemuan ladang ganja di kawasan TNBTS.  (Kolase Instagram @kemenhut/unsplash.com @mrbrodeur)
Klarifikasi Menhut Raja Juli Antoni soal penemuan ladang ganja di kawasan TNBTS. (Kolase Instagram @kemenhut/unsplash.com @mrbrodeur)

Penyelidikan pun dilakukan dengan menelusuri lokasi-lokasi yang sekiranya sulit terjamah dan disinyalir menjadi ladang ganja.

“Karena ladang ganja kan biasanya ditanam di tempat-tempat yang relatif sulit, untuk ditemukan,” sambungnya.

Baca Juga: Kasus Temuan Ladang Ganja di TNBTS! Mulai dari Larangan Pemakaian Drone hingga Harus Bayar 2 Juta, Termasuk PP yang Diresmikan Jokowi?

Pihaknya pun lantas menurunkan petugas gabungan, di antaranya kepala wali taman nasional saat itu, Polhut, masyarakat mitra Polhut, Manggala Agni yang dibantu dengan drone.

Lebih lanjut, proses penyelidikan dilakukan dengan memetakan beberapa titik lokasi kawasan taman nasional yang menjadi ladang ganja.

Setelahnya, dilakukan pencabutan dan proses ke pengadilan.

Ia pun mengharapkan, ke depannya tidak lagi ada ganja yang ditanam di kawasan taman nasional.

Baca Juga: Sidang Penemuan 1 Hektar Ladang Ganja Munculkan Spekulasi Baru yang Mencengangkan, Ada Keterlibatan 'Orang Dalam' Pihak TNBTS?

Sementara itu, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka penemuan ladang ganja di kawasan TNBTS oleh Polres Lumajang dan kini tengah menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri (PN) Lumajang.

Dimana dari para tersangka, diamankan juga barang bukti tanaman ganja sebanyak 41.000 batang yang tersebar di 48 lokasi.

Meski telah memuat klarifikasi, publik masih meragukan ketidaktahuan pihak Kemenhut maupun TNBTS soal adanya ladang ganja di kawasan taman nasional tersebut.

Baca Juga: Kronologi Relawan Cari Korban Longsor di Lumajang Berujung Temukan Tanaman Ganja, Dapat Wangsit dari Burung Gagak

“Percaya?,” tulis akun @tionxxx.

“Kalo bukan karena takut ketauan drone, jelaskan kenapa dikasih tarif mahal selangit,” tulis akun @fanaxxx.

“Dengan mudahnya kalian percaya?,” tulis akun @drone.sxxx.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X