SketsaNusantara.id - Aksi arogan patwal di puncak Bogor viral di media sosial dan kini pihak pemotor yang terjungkal ke parit berikan klarifikasi.
Setelah aksi arogan yang dianggap sebuah arogansi dari aparat maka dalam pernyataannya, pihak Polres Bogor menyatakan bahwa benar salah satu patwal mereka yang telah viral di media sosial tersebut.
Mereka juga menegaskan bahwa pihaknya tak lakukan aksi tendang pemotor hingga terjungkal ke parit, namun pihaknya mengaku jika pemotor terjungkal sebab tak sengaja telah menyenggol mesin motor patwal.
Baca Juga: Mahfud MD Dukung Presiden Prabowo Subianto Membuat Penjara Tengah Pulau, Netizen: Omon-Omon...
Namun meski demikian pihaknya kini telah memberhentikan oknum patwal tersebut dalam tugasnya.
Sedangkan pihak pemotor yang melihat pemberitaan yang semakin melebar maka pihak pemotor yang jatuh ke parit tersebut kemudian berikan pernyataan.
Sebab beberapa pihak menduga bahwa pemuda yang terjungkal ke parit tersebut merupakan anggota matel atau leasing, sehingga ia kemudian berikan klarifikasi resminya.
Hal itu diunggahnya di akun tiktok @pencari kebaikan, seperti yang dilansir dari SketsaNusantara.id.
"Untuk mengklarifikasi kejadian tadi siang di puncak Cisarua, Bogor, ini keponakan saya murni bukan anggota matel (leasing)," ujar seseorang yang mengaku paman dari pemuda korban arogansi patwal tersebut.
"Dia pemuda biasa, masyarakat biasa yang kronologisnya yaitu lagi berkendara ada patwal di belakang lalu menyuruh ke pinggir," tambahnya sambil menunjuk pemuda yang berdiri di sebelahnya.
Baca Juga: Ngalahin Mojokerto! Ini Besaran Nilai UMK atau UMR Kabupaten Tuban yang Sudah Ditetapkan Sejak Tahun 2025, Makin Baik
"Dan mobil Alphard putih itu menyenggol duluan, pas mau ke pinggir lalu dipepet sama oknum aparat patwal jalur puncak kabupaten Bogor," tambahnya.
"Maka dari itu, klarifikasi kejadian tadi siang itu, ia bukan anggota matel," tegasnya lagi.
Artikel Terkait
Rincian UMK Kota Kediri 2025 Setelah Naik 6,5 Persen, Tempati Rangking 18 Upah Tertinggi se-Jawa Timur
Berapa UMK Kota Madiun 2025? Sudah Naik 6,5 Persen Besaran Upah Minimum Daerah Ini Masih Rangking 24 se-Jawa Timur
Tarling, Program Andalan Rutin MWCNU Diwek di Bulan Ramadhan
Patwal Arogan Tendang Motor hingga Jatuh ke Parit Berakhir Diteriaki Warga, Polres Bogor Bantah Anggotanya Lakukan Aksi Tak Terpuji
Rawat Kepekaan Sosial, PK IPNU-IPPNU Aliyah Seblak Tebar Zakat ke Desa Sekitar