Kamis, 4 Juni 2026

Viral Lumpur Lapindo di Sidoarjo Sudah Berhenti Meluap, Jadi Pertanda Baik atau Buruk? Begini Pendapat Pakar Geologi

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 15 Maret 2025 | 12:41 WIB
Potret pusat semburan lumpur Lapindo dikabarkan berhenti meluap, pakar Geologi ITS Surabaya jelaskan penyebabnya (TikTok/dronehobbiessurabaya)
Potret pusat semburan lumpur Lapindo dikabarkan berhenti meluap, pakar Geologi ITS Surabaya jelaskan penyebabnya (TikTok/dronehobbiessurabaya)


SketsaNusantara.id - Baru-baru ini, beredar kabar bahwa semburan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur telah berhenti setelah 19 tahun aktif.

Informasi ini menjadi viral di media sosial, memicu berbagai spekulasi dan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Banyak yang bertanya-tanya apakah penghentian semburan ini merupakan pertanda baik atau justru menandakan potensi bahaya lain.

Baca Juga: Apa itu Worm Blood Moon? Intip 5 Fakta Menarik Fenomena Langka Bulan Darah yang Bisa Dilihat di Indonesia saat Gerhana Bulan Total 14 Maret 2025

Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @dronehobbiessurabaya, terlihat dua titik di Desa Pajarakan dan Desa Besuki yang tidak lagi mengeluarkan lumpur dari pipa pembuangan.

Tampak luas area 1.143 Hektar dikelilingi air yang tampak seperti lautan. Sedangkan pada pusat semburan terlihat lumpur sudah mulai mengeras.

Meski begitu, masih tampak asap putih di sekeliling area tersebut, menunjukkan adanya aktivitas vulkanik dengan intensitas yang lebih rendah dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga: Pulau Satonda: Eksplorasi Keunikan Danau Air Asin dan Kaya Sejarah Vulkanik yang Mengagumkan di Dompu

Video tersebut seketika jadi viral dan memicu perbincangan warganet bahkan jadi trending topic di media sosial X (dulu Twitter).

Beberapa warganet khawatir akan ada dampak yang terjadi termasuk membuat tanah ambles atau terjadi ledakan suatu saat nanti karena adanya tekanan besar yang mungkin tak bisa dikeluarkan dan berakumulasi menjadi semburan yang lebih dahsyat.

Kekhawatiran ini ternyata sudah mulai muncul sejak hari Minggu, 9 Maret 2025 lalu saat salah satu warganet mengungkapkan keresahannya setelah mendengar kabar lumpur Lapindo mulai berhenti meluap.

Baca Juga: Banjir Bekasi Mulai Surut, Warga Hadapi ‘Bahaya Ikutan’, Salah Satunya Sisa Lumpur di Dekat Stasiun Bekasi

"Lumpur Lapindo, Lumpur panas yang telah menyembur selama 18 tahun akibat ulah manusia yang rakus dan menyebabkan 60.000 orang kehilangan tempat tinggal di Jawa Timur, Sidoarjo, tiba-tiba berhenti menyembur selama sekitar seminggu, dan ini sebenarnya menakutkan karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi," ungkap akun X @defnoviana.

"Lumpur Lapindo berhenti meluap bukannya warga sekitar harus menjauh? Khawatir kalo ada rongga didalam dan bikin tanah ambles," imbuuh akun @monilusk458.

Terkait ini, pakar Geologi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof. Dr. Ir. Amien Widodo, menjelaskan bahwa fenomena ini mungkin terjadi karena gas di bawah permukaan telah habis atau tekanannya menurun sehingga tidak mampu mendorong lumpur ke permukaan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @pembasmi.kehaluan.reall

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X