Sabtu, 18 Juli 2026

Mulai Muak! Dituding Kirim 'Utusan' Minta Tak Dipecat dari PDIP, Jokowi: Saya Selalu Diam, Ngalah Terus tapi Ada Batasnya

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 15 Maret 2025 | 08:38 WIB
Jokowi marah-marah dituding kirim utusan ke PDI Perjuangan agar ia tak dipecat. (menpan.go.id)
Jokowi marah-marah dituding kirim utusan ke PDI Perjuangan agar ia tak dipecat. (menpan.go.id)

SketsaNusantara.id - Nama Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) kembali diseret dalam kasus yang menimpa Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Sebab, Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Sitorus mengungkapkan jika ada utusan yang meminta Hasto mundur dan Jokowi tak dipecat.

Jokowi langsung membantah tudingan yang dilayangkan padanya, bahwa dirinya tak memiliki kepentingan apapun terkait hal tersebut.

Baca Juga: Deddy Sitorus Bongkar Motif Hasto Jadi Tersangka, Ada Utusan Minta Sekjen Mundur dan Jokowi Tak Dipecat: 9 Orang Kader Jadi Target

“Ndak ada (utusan),” ujar Jokowi dikutip SketsaNusantara.id dari TikTok Tom Bastony.

Mantan kader PDI Perjuangan ini mengatakan, seharusnya ada penjelasan yang jelas terkait utusan tersebut.

“Ya seharusnya disebutkan siapa biar jelas siapa? Gak ada,” imbuhnya.

Baca Juga: Ditunjuk Jadi Dirut PT PFN, Pendidikan Ifan Seventeen Ternyata Satu Almamater dengan Jokowi, Pernah Jadi Anak Pondok Juga

Jokowi mengaku sampai dengan saat ini tidak ada kepentingan apapun hingga meminta utusan datang ke PDI Perjuangan, dan agar dirinya tidak dipecat sebagai kader partai,

“Kepentingannya apa saya mengutus itu, kepentingannya apa? Logikanya gimana,” ucapnya.

Dengan nada yang tegas, Jokowi terlihat tak ingin diseret-seret dalam urusan kasus Hasto yang kini menjadi tersangka.

Baca Juga: Susul Anies Baswedan! Ganjar Pranowo Jadi Pembicara di Masjid UGM, Netizen Pertanyakan Undangan Jokowi: Juara Koruptor No 2 Dunia Kok Gak Diundang?

Pihaknya juga menyampaikan, selalu diam dan tidak pernah membalas jika terus dikait-kaitkan dalam urusan partai banteng.

“Saya sudah diam ya, difitnah saya diam, dicela saya diam, dijelekkan saya diam, dimaki-maki saya diam,” sambungnya.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X