Hingga kini, kedua terowongan ini tetap menjadi jalur utama perjalanan kereta api dan terus dijaga demi kelancaran operasional.
Untuk itulah keberadaan penjaga terowongan memiliki peran yang sangat krusial dalam memastikan keselamatan perjalanan kereta api.
Tanpa mereka, risiko gangguan pada jalur rel seperti longsor, retakan, atau bahkan benda asing yang menghalangi perjalanan kereta api bisa menjadi ancaman nyata. Dengan dedikasi tinggi, mereka menjadi pilar penting dalam sistem keselamatan perkeretaapian di Indonesia.
Seiring dengan kemajuan teknologi dan pertumbuhan industri perkeretaapian, PT KAI Daop 9 Jember terus berupaya meningkatkan standar keselamatan.
Salah satu inisiatif yang tengah dikembangkan adalah koordinasi dengan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Timur untuk pembangunan terowongan baru, guna meningkatkan kapasitas jalur serta keamanan perjalanan.
“Kami terus melakukan evaluasi dan peningkatan infrastruktur perkeretaapian, termasuk pengamanan terowongan, agar perjalanan kereta api semakin aman dan nyaman bagi para pengguna jasa,” pungkas Cahyo Widiantoro.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Persoalan Tenaga Honorer Non-ASN di Jember: DPRD dan Pemkab Siap Kolaborasi Temukan Solusinya
Polres Jember Amankan Pelaku Penyimpangan Pendistribusian Pupuk Bersubsidi, 1 Truk dan 3 Ton Pupuk Disita
8 Tahun Developer Janjikan Lahan Pemakaman, Warga Perumahan di Kecamatan Sumbersari Minta Pertolongan Komisi B DPRD Jember
Polisi Jember Gagalkan Pengiriman 3 Ton Pupuk Subsidi Ilegal, Pelaku Belum Ditahan
Bupati Muhammad Fawait Lantik Ketua TP PKK Jember Masa Bakti 2025-2030, Ini Pesannya