Kamis, 4 Juni 2026

Di Balik Kelancaran Perjalanan Kereta Api, Ada Sosok Penjaga Rel yang Kiprahnya Tak Terlihat

Photo Author
Tim Redaksi Sketsa Nusantara, Sketsa Nusantara
- Kamis, 13 Maret 2025 | 17:40 WIB
Petugas melakukan pengecekan kondisi jalur di dalam terowongan (Dok. Humas KAI)
Petugas melakukan pengecekan kondisi jalur di dalam terowongan (Dok. Humas KAI)

SketsaNusantara.id– Di balik kelancaran perjalanan kereta api, ada sosok-sosok tak terlihat yang berperan penting dalam menjaga keselamatan jalur rel, khususnya di area terowongan.

Mereka adalah para penjaga terowongan, petugas yang bekerja tanpa lelah memastikan jalur bebas hambatan dan aman dilalui kereta api.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember menegaskan kembali peran vital mereka dalam menjaga infrastruktur transportasi ini.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Tragis di Balung, Tabrakan Truk Vs Motor di Jember Akibatkan 1 Orang Tewas

“Para penjaga terowongan adalah garda terdepan dalam memastikan keselamatan perjalanan kereta api. Mereka bekerja di lokasi yang terpencil, jauh dari pemukiman, dan harus berjalan kaki menyusuri terowongan, terutama pada malam hari, untuk memastikan lintasan dalam kondisi aman,” kata Cahyo Widiantoro, Kamis 13 Maret 2025.

Lebih lanjut kata Cahyo, pemeriksaan dilkakukan setiap akan ada kereta api yang melintas untuk memastikan jalur yang akan dilalui aman.

”Petugas akan melakukan pemeriksaan atau pengecekan ke dalam terowongan sesuai dengan arah kedatangan kereta api seklaigus akan berdiri menunjukkan Semboyan 1 kepada masinis yang artinya jalur yang akan dilewati sudah aman,” ujar Cahyo.

Baca Juga: Terekam CCTV! 4 Emak-emak Curi Perhiasan Senilai 7-8 Juta di Toko Emas Kencong Jember

Kata Cahyo, setiap penjaga terowongan dibekali dengan pelatihan khusus yang dilakukan oleh PT KAI setiap tahun, serta sertifikasi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian yang diperbarui setiap empat tahun sekali.

”Namun, tugas mereka bukan tanpa tantangan. Selain bekerja sendiri di lokasi yang sepi dan minim pencahayaan, mereka juga bertanggung jawab menelusuri jalur rel di dalam terowongan untuk mendeteksi potensi bahaya yang dapat membahayakan perjalanan kereta api,” papar Cahyo.

Daop 9 Jember memiliki panjang jalur Kereta Api 261,5 km, mulai dari perbatasan antara Daop 8 Surabaya dengan Daop 9 Jember tepatnya di KM 48+400 sampai dengan Stasiun Ketapang di KM. 18+918 dan mempunyai 2 (dua) terowongan bersejarah.

Baca Juga: Bupati dan Wakil Bupati Diisukan Tak Harmonis, Ketua DPC PKB Jember Ayub: Jangan Mau Dikompori Orang Tak Bertanggungjawab

Pertama adalah Terowongan Garahan, yang terletak di dekat Stasiun Garahan, dibangun pada tahun 1901-1902 oleh Staatsspoorwegen (SS) dengan panjang 113 meter.

Kedua, Terowongan Mrawan, juga dibangun pada periode yang sama dan selesai pada 1910, memiliki panjang 690 meter dan menjadi salah satu terowongan kereta api terpanjang di Jawa Timur.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X