Dalam klarifikasinya, admin meminta maaf dan menjelaskan kejadian sebenarnya yang sebetulnya komentar itu bukan diperuntukkan bagi masyarakat.
Dalam video klarifikasi yang diunggah admin bernama Marwan mengaku bahwa ia sebelumnya beberapa kali menerima komentar dan menerima pesan langsung (DM) dengan kalimat yang kurang layak dan tidak sopan dari akun yang sama. Hal tersebut lantas memancing emosi admin.
Baca Juga: Maki-Maki Netizen di Instagram, Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq Gembok Akun hingga Salahkan Admin?
"Ini sedikit klarifikasi dan permintaan maaf dari kami team admin bahwa komentar kami yang viral bukan tertuju ke masyarakat yang tanya jalan tetapi tertuju ke salah satu akun yang selama terus memfitnah ibu," kata admin dalam postingan yang diunggah di akun Instagram @fadiaarafiq.official dikutip SketsaNusantara.id pada hari Rabu, 12 Maret 2025.
"Jadi tagline yang selama terus diviralkan oleh pihak tertentu tidaklah benar karena komentar si akun X yang asli sudah di hapus sehingga kesannya kami memaki masyarakat yang tanya jalan #admin," imbuhnya.
Di sisi lain, Fadia menambahkan bahwa dirinya telah meminta admin untuk lebih sabar dalam menghadapi netizen dan tidak menanggapi komentar negatif.
Fadia juga menegaskan bahwa warga bisa menyampaikan kritik serta saran melalui kanal Lapor Bupati. Menurutnya, komunikasi langsung dengan warga harus tetap dipertahankan sepanjang itu tidak mengarah ke hal kasar.
"Sudah menjadi risiko bagi saya menjadi seorang pemimpin bahwa ada yang tidak suka. Jadi kalau misalkan ada bahasa-bahasa yang tidak pantas, saya biasanya beri tahu admin untuk membiarkan dan kalau keterlaluan diblok saja,” kata Fadia dalam video di kanal YouTube Metro TV yang diunggah pada hari Selasa, 12 Maret 2025.
"Bukannya saya antikritik, tetapi kadang bahasanya terkadang bukan memberi masukan, tapi malah memicu emosi. Tetapi kalau masih bisa ditanggapi akan saya tanggapi dengan baik," pungkasnya.
Meskipun demikian, banyak netizen yang menyayangkan balasan yang dilontarkan admin. Banyak netizen yang menilai bahwa warga berhak bertanya mengenai penggunaan anggaran dan kondisi fasilitas publik sebagai bentuk transparansi pemerintahan.
Bahkan, ada yang menyebut adanya ancaman pemeriksaan oleh penegak hukum dari admin semakin menimbulkan kecurigaan publik terhadap pengelolaan anggaran di daerah tersebut yang tidak transparan.
Selain itu, warganet juga ikutan sewot pada video unggahan admin dan menyebutnya "validasi" bukan "klarifikasi" karena terkesan mencari pembenaran bukan sebagai permintaan maaf karena menyesal telah memberikan kata-kata kasar dalam membalas komentar warga.
Artikel Terkait
Lucky Hakim Blak-blakan! Sebut Indramayu Kabupaten Termiskin di Jawa Barat, Sementara Bupatinya Makin Kaya: Googling Aja
Bikin Bintang Emon Melongo! Lucky Hakim Punya Prinsip Saat Jadi Pejabat Indramayu : Ngapain Cium Tangan Penjahat?
Beda Nasib, Lucky Hakim Ngaku Hartanya Menyusut Setelah Jadi Wabup Indramayu, Bupatinya Nina Agustina Malah Makin Tajir?
Berapa Total Harta Kekayaan Ade Yasin Mantan Bupati Bogor? Dulu Kena Kasus Korupsi dan Kini Terseret Kontroversi Eiger Adventure Land
Tegur Ormas yang Razia Warung Makan di Garut, Wakil Bupati Putri Karlina Jadi Sorotan: Masih Muda tapi...
Siapa Wakil Bupati Garut? Profil Putri Karlina, Dokter Gigi yang Sukses Jadi Politisi, Ternyata Anak Kapolda Metro Jaya