Sistem ini sering dianggap adil karena memberi kesempatan kepada individu yang berkompeten untuk menjadi pemimpin dengan didasarkan pada prinsip bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk maju dan berkembang.
Dalam praktiknya, meritokrasi juga digunakan sebagai lawan dari birokrasi yang sarat dengan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), terutama nepotisme, yang lebih mengutamakan hubungan pribadi daripada kemampuan atau prestasi.
Belum lama ini, Anies Baswedan juga pernah menyinggung soal meritokrasi saat menyampaikan ceramah dalam Masjid Salman yang berada di Kampus ITB Bandung beberapa waktu lalu.
Anies menyoroti meritokrasi yang saat ini sudah lama hilang di Indonesia, mengingat banyaknya posisi jabatan menteri hingga pemimpin perusahaan BUMN yang ditunjuk dari orang-orang yang memiliki koneksi dengan pemegang kewenangan.
Menurutnya, jika negara bisa menerapkan sistem meritokrasi maka akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan pemimpin negara.
Berbeda halnya jika menempatkan posisi jabatan dengan berdasarkan koneksi yang malah menimbulkan kecurigaan publik karena adanya praktik KKN (korupsi, Kolusi, dan nepotisme) dalam sistem pemerintahan yang makin menggerus kepercayaan masyarakat pada para pengambil keputusan.
"Pada zaman khalifah Abu Bakar itu bahkan anaknya dilarang ikut jadi pengganti kepemimpinan selanjutnya, itulah meritokrasi. Dipilih yang terbaik dari semua, dan jangan hanya karena dia anak atau keponakannya jadi menghambat yang lain untuk bisa maju," kata Anies dalam video yang diunggah di kanal YouTube Masjid Salman ITB pada hari Sabtu, 8 Maret 2025.
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Sejumlah Kepala Desa Tak Setuju Program Pendirian Koperasi Desa Merah Putih, Ancam Prabowo Akan Turun ke Jalan, Ini Alasannya
Soroti Perkataan Prabowo Soal Ancaman Asing yang Ingin Pecah Belah Indonesia, Fedi Nuril Malah Bangga Pernah Dituding Dibayar Asing: Ini Pencapaian..
Minyakita di Bawah Volume dan Dijual di Atas HET, 2 Menteri Prabowo Memiliki Perbedaan Pendapat Drastis
Kata Prabowo, THR Lebaran Karyawan Swasta, BUMN, dan BUMD Wajib Cair Paling Lambat H-7
Sejarah PT PFN, Perusahaan BUMN Bidang Perfilman yang Pernah Buat Film G30S PKI, Kini Dipimpin Vokalis Band Ifan Seventeen
Nunung Srimulat Akui Kekeh Berikan Fasilitas untuk Keluarga Besarnya, Padahal Rekannya Sudah Bilang Begini