Senin, 20 Juli 2026

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Resmikan Masjid Ba'i Al Karim di Jombang, Bukti Bakti Seorang Anak untuk Orang Tua

Photo Author
Fardana Difka Dwi Cahya, Sketsa Nusantara
- Selasa, 11 Maret 2025 | 14:50 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Bupati Jombang Warsubi dan H. Juliono, saat resmikan Masjid Ba'i Al Karim (Dok. Pemkab Jombang)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Bupati Jombang Warsubi dan H. Juliono, saat resmikan Masjid Ba'i Al Karim (Dok. Pemkab Jombang)

"Biasanya, kalau ada orang yang ingin beramal, mereka mengajak orang lain untuk berpartisipasi. Namun, dalam hal ini, beliau membangun sendiri sebagai bentuk baktinya kepada ayahnya, hingga masjid ini pun diberi nama Ba'i Al Karim," tambahnya.

Menjelang bulan Ramadan, Khofifah berpesan agar masyarakat menjaga kesantunan dalam bertindak dan berbicara. Jika ada perbedaan pendapat, ia menyarankan agar hal tersebut didiskusikan secara terbuka dengan penuh kebijaksanaan.

Baca Juga: Sigap! Pemkab Jombang Bantu Korban Longsor dan Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

"Ramadan mengajarkan kita untuk selalu bersikap santun. Jika ada perbedaan pendapat, selesaikan dengan cara yang baik, saling menghormati, dan mengutamakan kebersamaan tanpa menimbulkan perselisihan," pesannya.

Sementara itu, Bupati Jombang, Warsubi, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang mendukung penuh kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh masyarakat, termasuk pembangunan tempat ibadah.

"Kami sangat mendukung pembangunan sarana keagamaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan spiritual masyarakat. Kami percaya bahwa membangun masyarakat yang religius merupakan salah satu cara membangun daerah yang lebih baik," ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah di 7 Titik untuk Stabilkan Harga Pangan Selama Ramadhan

Sebelumnya, H. Juliono selaku pendiri Masjid Ba'i Al Karim mengungkapkan bahwa pembangunan masjid ini merupakan janjinya kepada sang ayah yang telah berpulang ke Rahmatullah.

"Nama masjid ini diambil dari nama ayah saya. Pembangunannya menghabiskan dana sebesar Rp2,6 miliar, seluruhnya berasal dari dana pribadi. Tidak ada bantuan dari mana pun, karena saya ingin berbakti kepada kedua orang tua saya," ungkapnya.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang, Bupati Jombang periode 2018-2023 Hj. Munjidah Wahab, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X