"Biasanya, kalau ada orang yang ingin beramal, mereka mengajak orang lain untuk berpartisipasi. Namun, dalam hal ini, beliau membangun sendiri sebagai bentuk baktinya kepada ayahnya, hingga masjid ini pun diberi nama Ba'i Al Karim," tambahnya.
Menjelang bulan Ramadan, Khofifah berpesan agar masyarakat menjaga kesantunan dalam bertindak dan berbicara. Jika ada perbedaan pendapat, ia menyarankan agar hal tersebut didiskusikan secara terbuka dengan penuh kebijaksanaan.
Baca Juga: Sigap! Pemkab Jombang Bantu Korban Longsor dan Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
"Ramadan mengajarkan kita untuk selalu bersikap santun. Jika ada perbedaan pendapat, selesaikan dengan cara yang baik, saling menghormati, dan mengutamakan kebersamaan tanpa menimbulkan perselisihan," pesannya.
Sementara itu, Bupati Jombang, Warsubi, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang mendukung penuh kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh masyarakat, termasuk pembangunan tempat ibadah.
"Kami sangat mendukung pembangunan sarana keagamaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan spiritual masyarakat. Kami percaya bahwa membangun masyarakat yang religius merupakan salah satu cara membangun daerah yang lebih baik," ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah di 7 Titik untuk Stabilkan Harga Pangan Selama Ramadhan
Sebelumnya, H. Juliono selaku pendiri Masjid Ba'i Al Karim mengungkapkan bahwa pembangunan masjid ini merupakan janjinya kepada sang ayah yang telah berpulang ke Rahmatullah.
"Nama masjid ini diambil dari nama ayah saya. Pembangunannya menghabiskan dana sebesar Rp2,6 miliar, seluruhnya berasal dari dana pribadi. Tidak ada bantuan dari mana pun, karena saya ingin berbakti kepada kedua orang tua saya," ungkapnya.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang, Bupati Jombang periode 2018-2023 Hj. Munjidah Wahab, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Beri Sambutan Depan Presiden dan Wapres pada Pembukaan Kongres XIII Muslimat NU, Khofifah: Kami TNU, Tentara Nahdlatul Ulama...
Hadiri Sertijab di Jember, Gubernur Jatim Khofifah Tekankan Program MBG Berjalan Maksimal: Ini Upaya Pengentasan Kemiskinan
Pemprov Jatim Siapkan 40 Sekolah Rakyat, Gubernur Khofifah: Khusus Jember Dapat 2 Kuota untuk Tekan Angka Kemiskinan
Bupati Jember Muhammad Fawait Siapkan Kanal Aduan Masyarakat 'Wadul Gus E': Warga Bisa Melaporkan Langsung
Persoalan Tenaga Honorer Non-ASN di Jember: DPRD dan Pemkab Siap Kolaborasi Temukan Solusinya