“Sekarang kerjanya berhenti dulu, tapi gajinya tetap dibayar sampai ke tanggal 27 Maret,” tutur Dedi Mulyadi dalam bahasa Sunda.
Selain memberikan kompensasi dan membayarkan gaji, Dedi Mulyadi juga meminta para pekerja bangunan tersebut untuk mengganti pekerjaan.
“Setelah tanggal 27, setelah lebaran ganti pekerjaannya, menanam pohon di puncak supaya puncaknya hijau,” ujar Dedi.
Para pekerja bangunan tersebut kabarnya akan dipekerjakan sebagai penanam pohon di kawasan puncak.
Dedi bahkan meminta para pekerja bangunan tersebut untuk segera melapor kepada mandor untuk didata.
Sebelumnya, salah satu rencana Dedi Mulyadi dalam mengatasi banjir di wilayah Jawa Barat yakni dengan mengubah kembali fungsi Puncak sebagai kawasan hijau.
Selain mengubah kembali Puncak menjadi kawasan konservasi, Dedi Mulyadi juga bakal melakukan evaluasi atas tata kota provinsi Jawa Barat bersama DPR dan Kementerian ATR/BPN.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
10 Kontroversi Ahmad Dhani, Pernah Dibui Gegara Ujaran Kebencian, Akui Pernah Pakai Narkoba hingga Usulan Naturalisasi yang Dinilai Melecehkan Wanita
Kena Sentil Raja Juli Antoni, Begini Respons Tak Terduga Anies Baswedan Usai Disindir Gunakan Masjid Jadi Tempat Sampaikan Sindiran Politik
Dukung Asta Cita Pemerintah, BRI Peduli Sediakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di 52 Titik di Seluruh Indonesia
Tinggal di Rumah Dinas, Bupati Jombang Warsubi Siap Lebih Dekat dengan Warga
Hujan Deras, Banjir dan Longsor Melanda Sejumlah Wilayah di Sukabumi, Rumah Sakit hingga Pemukiman Warga Terendam
Profil 8 Pengusaha Kelas Kakap yang Bertemu Prabowo Subianto di Istana, Ada Aguan hingga Kakak Kandung Menteri BUMN Erick Thohir
Cara Daftar Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta untuk Lebaran 2025, Cek Syarat dan Daerah Tujuan
100 Hari Kasus Penembakan Gamma, Siswa SMK di Semarang, Aipda Robig Segera Disidang Usai Diserahkan ke Kejari