3. Pertamina memastikan kualitas BBM sesuai standar
PT Pertamina memastikan agar proses penyelenggaraan bisnis ini bisa dilaksanakan secara baik, termasuk menghadirkan produk yang sesuai standar.
Simon menegaskan, bahwa proses uji kualitas sudah dilakukan di Balai Besar pengujian Minyak dan Gas Bumi atau Lemigas.
"Terkait dengan kualitas yang sudah diuji oleh Lemigas, ada sebanyak 75 sampel gasolin dari berbagai tingkatan mulai dari RON 90 Pertalite, 92 Pertamax, 95 Pertamax Green, dan 98 Pertamax Turbo," ucapnya.
Baca Juga: Siapa Bagaskara Ikhlasulla Arif? Ini Profil Keponakan Jokowi yang Punya Jabatan di Pertamina
Dikatakan Simon, Lemigas telah mengambil sampel dari terminal BBM Plumpang 33 SPBU sekitar Jakarta, Bogor, Depok dan Tangerang Selatan.
Dimana dari hasil sampel tersebut, dinyatakan kualitas BBM Pertamina telah sesuai standar spesifikasi yang dikeluarkan Dirjen Migas.
4. Menyiapkan call center
Simon mengungkapkan, telah menyiapkan nomor khusus yang bisa dihubungi bila menemukan keadaan tidak sesuai.
"Selain kami punya call center 135 dan saya juga memberikan nomor khusus yang bisa dihubungi di 081417081945,” ucap Simon.
Dimana nomor tersebut bisa menerima pesan melalui SMS dan akan didaftarkan melalui WhatsApp.
Tujuannya tak lain agar jika masyarakat bisa langsung melaporkan, jika menemukan situasi tidak sesuai.
5. Pembentukan tim crisis center
Artikel Terkait
Punya Cara yang Lebih Seger! Parodikan Jadi Dirut SPBU Swasta, Bintang Emon Sindir Keras Kasus Dugaan Korupsi Pertamina dan Oplosan Pertamax
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Jawa Tengah Terendus Saat Kisruh Kasus Korupsi Pertamina Fantastis hingga Rp1 Kuadriliun
Praktik Kecurangan Oplosan SPBU Pertamina Dibongkar Mantan Pegawai, Sebut Ada Polisi Terlibat
Nyanyian Ahok di Tengah Kasus Pertamax Oplosan, Siapkan Bukti Kuat Bongkar Mafia Migas di Tubuh Pertamina
Pertamina Umumkan Harga Terbaru BBM Non Subsidi Berdasarkan Harga Minyak Dunia, Ini Daftarnya di Pulau Jawa
Ramai Korupsi Pertamina dan Pertamax Oplosan, Viral Maung MV3 Prabowo Justru Isi BBM di Shell, Pihak Istana Menepis?