Minggu, 19 Juli 2026

5 Pernyataan Simon Aloysius Mantiri, Bos Pertamina yang Minta Maaf ke Masyarakat Buntut Kasus Korupsi Pertamax Oplosan

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Selasa, 4 Maret 2025 | 08:40 WIB
5 pernyataan Dirut Pertamina, Simon Aloysius Mantiri soal kasus korupsi minyak. (Dok. Pertamina)
5 pernyataan Dirut Pertamina, Simon Aloysius Mantiri soal kasus korupsi minyak. (Dok. Pertamina)

SketsaNusantara.id - Terungkapnya kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina sontak saja membuat geger publik.

Pasalnya, kerugian yang dihasilkan dalam kasus dugaan rasuah tersebut mencapai Rp193,7 triliun.

Menanggapi polemik yang terjadi, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri meminta maaf kepada publik atas peristiwa yang terjadi.

Baca Juga: Firdaus Oiwobo Tantang Hotman Paris, Dukung Ahok dalam Kasus Korupsi Pertamina: Lu Gue Kejar!

"Kami atas nama PT Pertamina (Persero) menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, atas peristiwa yang terjadi beberapa hari terakhir," ujarnya saat press conference di Pertamina, sebagaimana dinukil SketsaNusantara.id pada Selasa, 4 Maret 2025.

Berikut lima pernyataan Simon pada publik usai gaduh kasus Pertamax oplosan dengan Pertalite.

1. Permintaan maaf

Permintaan maaf secara langsung disampaikan oleh pimpinan tertinggi PT Pertamina, atas adanya dugaan kasus korupsi tersebut.

"Ini peristiwa yang memukul kita semua, menyedihkan bagi kami dan tentunya ujian besar bagi PT Pertamina," ungkapnya.

Baca Juga: Skandal Korupsi Pertamina: Mahfud MD Sebut Ahok Dipilih untuk Berantas Mafia Minyak, Netizen Heran Kenapa Tak Ada Tindakan Nyata

2. Mendukung proses hukum

Soal tindakan hukum yang kini tengah dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung), Simon menegaskan, akan terus mendukung dugaan pelanggaran anak perusahaan Pertamina.

"Pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anak perusahaan Pertamina, kami medukung penuh prosesnya yang menyangkut tata kelola impor minyak mentah dan produk kilang mulai tahun 2018-2023," jelasnya.

Kemudian, Simon akan membantu Kejagung untuk mengungkap kasus korupsi ini secara terang benderang, mulai dari data hingga keterangan tambahan, agar proses hukum yang dilakukan bisa sesuai dengan ketentuan.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X