Minggu, 19 Juli 2026

Bintang Emon Bela Pertamina? Sebut Tidak Ada BBM Oplosan hingga Minta Publik Tak Jadi SDM Rendah, Netizen: Hati-Hati Videonya Dimanfaatin Buzzer

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 28 Februari 2025 | 07:33 WIB
Potret Bintang Emon mendadak bikin video mendukung Pertamina tak bikin BBM oplosan, endingnya bikin netizen kegocek  (Instagram/bintangemon)
Potret Bintang Emon mendadak bikin video mendukung Pertamina tak bikin BBM oplosan, endingnya bikin netizen kegocek (Instagram/bintangemon)

Namun, pernyataan Bintang Emon seketika terhenti saat seseorang menepuk pundaknya.

DI saat bersamaan, muncuk potongan artikel berita tentang pernyataan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang membantah penjelasan Pertamina.

Video yang diunggah Emon lantas mencuri perhatian publik. Banyak warganet yang mengaku tertipu dengan pernyataan komika tersebut.

"Hahaha, salfok gue kegocek kaget banget tiba-tiba bikin video klarifikasi, pendukung 02 pasti bahagia lihat video ini, hati-hati Tang ntar malah videonya dimanfaatin buzzer," komentar salah satu netizen.

Baca Juga: Soimah Jadi Korban Mega Korupsi Pertamax Oplosan Pertamina, Kini Berikan Pesan Menohok ke Presiden Prabowo: Ku Congkel Matanya

Namun ada juga netizen yang menanggapi serius unggahan Bintang Emon itu hingga menduga suami Alca Octaviani mendapatkan "tekanan" untuk membuat video tersebut.

Mengingat di penghujung video ada teman Bintang Emon yang  "menekan" pundak suami Alca Octaviani itu saat membuat video klarifikasi.

"Sepertinya ada yang menekan?? Ya emang bener itu blending buat naikin value, tapi karena pejabatnya udah gak punya VALUE gimana dong, masih bisa dipercaya?" imbuh netizen lainnya.

Sebelumnya, Kejagung membantah pernyataan Pertamina yang mengaku tidak mengoplos BBM RON 90 menjadi RON 92.

Dalam pernyataannya, Kejagung menyebut temuan bukti di lapangan seperti yang mereka sampaikan pada wartawan saat konferensi pers dengan adanya blending yang menjual BBM RON rendah dengan harga RON tinggi.

"Bukti yang kami temukan di lapangan memang seperti itu, RON 90 ayau lebih rendah di blending dengan RON 88 kemudian di jual dengan harga RON 92," kata Abdul Qohar, Dirdik Jampidsus pada konferensi pers di Gedung Kejaksaan RI hari Rabu, 26 Februari 2025.

"Oleh karena itu, nanti akan kita tahu kejelasannya dengan menghadirkan para ahli untuk meneliti apakah benar sesuai ada tindakan (mengoplos) mengubah RON rendah ke tinggi," pungkasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram @bintangemon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X