Dari Rp193,7 triliun, Rp125 triliun berasal dari kerugian pemberian kompensasi tahun 2023.
Selanjutnya, negara mengalami kerugian dari ekspor minyak mentah dalam negeri sebanyak Rp35 triliun.
Kerugian lainnya yakni komponen pemberian subsidi tahun 2023 Rp21 triliun dan impor BBM Rp9 triliun.
Terakhir, kerugian yang berasal dari impor minyak mentar melalui broker dengan nilai Ro2,7 triliun.
Kerugian dari kasus yang menyeret para petinggi PT Pertamina Patra Niaga ini dikabarkan akan bertambah.
“Ini kan 2018 sampai 2023, kalau sekirarnya rata-rata di angka itu setiap tahun, bisa kita bayangkan besarnya kerugian negara,” tutur Harli Siregar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Update! Siswi SD di Jember yang Hanyut Terseret Banjir 3 Hari Lalu, Ditemukan dalam Kondisi Tak Bernyawa
Profesi Pengacara Terancam! Razman Nasution dan Firdaus Oiwobo Minta Maaf Pada Mahkamah Agung, Berharap Pembekuan Sumpah Advokat Dicabut..
Ngadu Langsung ke Allah, Pria Ini Doakan Dirut Pertamina Riva Siahaan Langsung di Depan Ka’bah: Miskinin Semiskin-miskinnya
Merawat Ingatan, Menanam Semangat: Ketika Sejarah Dihidupkan di Layar dan Panggung Unipdu Jombang
Usai Kasus Oplosan Pertamax Terbongkar, Viral di Medsos Fenomena Antrean Panjang di SPBU Shell, Netizen: Takut Disabotase
Fitra Eri Ogah Jadi Buzzer Pertamina! Beri Wejangan Tajam untuk Pulihkan Kepercayaan Publik
Ikut Gregetan, Viral Wartawan Beri Sederet Pertanyaan Menohok ke Tersangka Kasus Korupsi Pertamina yang Bikin Pertamax Oplosan: Gajinya Kurang ya Pak!
Waspada Pakai Pertamax Pertamina? Ini 4 SPBU Alternatif dengan BBM Berkualitas Lengkap dengan Harganya
Nama Brand Fashionnya Apa? Sosok Feby Paramita Haniv, Gelar Fashion Show Pakai Uang Gratifikasi Sang Ayah Mohamad Haniv