Kamis, 4 Juni 2026

Dukung Kabur Aja Dulu, Yenny Wahid Rekomendasikan 5 Negara yang Bisa Jadi Destinasi, Gak Hanya Terima Pendatang Baru tapi Juga Berikan Bayaran!

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 23 Februari 2025 | 16:43 WIB
Potret Yenny Wahid rekomendasikan 5 negara yang bisa dieksplorasi jika minat cari kerja dan pindah ke luar negeri  (Instagram/yennywahid)
Potret Yenny Wahid rekomendasikan 5 negara yang bisa dieksplorasi jika minat cari kerja dan pindah ke luar negeri (Instagram/yennywahid)

Ada pula rumah-rumah kosong di desa yang disediakan untuk bisa ditinggali pendatang baru dari negara lain.

Baca Juga: Tagar 'Kabur Aja Dulu' Viral di Medsos, Jejak Digital Prabowo Kembali Mencuat! Apa Hubungannya? Netizen: Diajarin Bapaknya

Kondisi ini cocok sekali untuk para introvert yang ingin pindah dan tak suka dengan hiruk pikuk kota, sehingga bisa healing menikmati suasana desa dengan udara sejuk serta pemandangan memukau di Jepang.

3. Amerika Serikat

Beberapa wilayah di Amerika Serikat seperti Tulsa, Oklahoma juga menerima pendatang baru dari negara lain.

Bahkan diberikan subsidi hingga USD10.000 atau sekitar Rp160 juta bagi para pendatang yang minat pindah ke sana.

Baca Juga: Apa Arti Tagar 'Kabur Aja Dulu'? Disebut Akan Jadi Solusi Bagi Masyarakat Indonesia yang Ingin Penghidupan Lebih Baik

4. Spanyol

Beberapa kota kecil di Spanyol juga membutuhkan pendatang baru dan memberikan hibah hingga 20.000 euro atau sekitar Rp 340 juta.

Cukup menggiurkan, dana hibah itu diberikan bagi para pendatang yang minat menetap di beberapa kota kecil Spanyol dan digunakan untuk modal membangun usaha di sana.

5. Italia

Pemerintah Italia juga memberikan tawaran menarik agar para pendatang mau pindah dan menetap di wilayahnya.

Salah satunya dengan memberikan subsidi senilai 30.000 euro atau sekitar Rp510 juta jika bersedia menetap dan buka usaha di beberapa desa kecil Italia.

Itulah sederet negara yang bisa dijadikan destinasi jika minat ingin pindah ke luar negeri.

Yenny Wahid juga mengingatkan untuk masyarakat bukan hanya "Kabur Aja Dulu" karena mengikuti tren, tetapi juga dipertimbangkan dari segi kemampuan finansial dan kemauan terutama untuk mempelajari bahasa asing.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram @yennywahid

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X