Program ini juga terbukti berkontribusi dalam penyerapan sampah organik sebanyak 108.860 kg dan sampah anorganik sebanyak 88.449,4 kg. Secara keseluruhan, upaya ini berhasil mengurangi potensi emisi gas metan hingga 5.442.000 kg CH4e dan emisi karbon sebesar 4.803.505.000 kg CO2e.
Baca Juga: Strategi Fleksibel dan Terukur BRI: Kunci Pertumbuhan di Tengah Gejolak Ekonomi Global
Catur menambahkan bahwa BRI akan terus mengembangkan program ini ke berbagai kota di Indonesia, berkolaborasi dengan Bank Sampah yang telah terbentuk di masyarakat.
“Melalui pendampingan yang tepat, baik dalam pembangunan infrastruktur maupun pemberdayaan SDM, program ini diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Dukungan BRI hingga Sukses di Pasar Lokal, Balee Scents Kini Siap Ekspansi ke Pasar Global
BRI Raup Laba Rp60,64 Triliun di 2024, UMKM Tetap Jadi Prioritas Utama
Prestasi Terbaru BRI di Kancah Internasional, Masuk Jajaran Perusahaan Terbaik di Asia-Pasifik 2025 Versi Majalah TIME
Fokus Dukung UMKM, BRI Salurkan Rp1,110 Triliun Kredit dan Jaga Kinerja Stabil
Cerita Sukses Ethnic Gendhis UMKM Binaan BRI, Batik Tradisional Jadi Favorit Generasi Milenial dan Gen Z Menembus Pasar Tradisional