Minggu, 19 Juli 2026

Tak Hanya Band Sukatani, Ini 2 Dua Kasus yang Miliki Nasib Sama, Bentuk Represi dan Pengekangan Ekspresi?

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 22 Februari 2025 | 21:22 WIB
Potret band Sukatani dan lukisan Yos Suprapto yang dilarang dipamerkan  (X @Jumianto_RK, X @tanyarlfes)
Potret band Sukatani dan lukisan Yos Suprapto yang dilarang dipamerkan (X @Jumianto_RK, X @tanyarlfes)

SketsaNusantara.id - Tak hanya band Sukatani yang diduga mendapatkan represi dari pihak kepolisian, sebelumnya sudah ada kasus yang hampir sama terhadap kebebasan berekspresi dan pembredelan seni.

Lagu 'Bayar..bayar' Band Sukatani viral dan band asal Purbalingga tersebut diduga mendapatkan represi atau tekanan dari pihak kepolisian Jawa Tengah.

Setelah band Sukatani diduga mendapatkan represi maka pihak band kemudian meminta maaf dan menarik lagu mereka dari platform-platform musik, salah satunya di Spotify.

Baca Juga: Kunto Aji Buka Suara soal Kisruh Ditariknya Lagu Bayar Bayar Bayar Milik Band Sukatani dari Seluruh Platform Digital, Enggak Kebayang...

Band Sukatani yang beranggotakan Muhammad Syifa Al Lufti dengan nama panggung Alectroguy selaku gitaris, dan Novi Citra Indriyati nama panggung Twister Angel.

Mereka kemudian mengunggah permintaan maaf kepada Kapolri dan institusi polisi di Instagram dengan membuka topeng yang biasa mereka kenakan saat manggung.

Hal itulah yang kemudian memunculkan kecurigaan banyak pihak bahwa Band Sukatani mendapatkan represi atau tekanan dari pihak terkait yang terhubung dengan isi lagu tersebut yakni polisi.

Baca Juga: Kunto Aji Buka Suara soal Kisruh Ditariknya Lagu Bayar Bayar Bayar Milik Band Sukatani dari Seluruh Platform Digital, Enggak Kebayang...

Untuk itu banyak pihak yang kemudian meminta pemerintah supaya mengusut tuntas sebab duo punk Sukatani tersebut sampai meminta maaf, menarik lagu dari peredaran, dipecat dari pekerjaan dan mendadak tak gunakan topeng saat meminta maaf.

Namun ternyata, duo punk Sukatani dengan lagu 'Bayar..bayar...' bukanlah kasus pertama yang diduga mendapatkan represi terhadap seni belakangan ini, sehingga dilarang ditampilkan serta diperdengarkan.

Seni yang kini menjadi satu ruang publik untuk mengekspresikan diri menjadi obyek yang disasar sebagai objek represi terhadap seni serta bentuk pemberedelan seni oleh negara.

Baca Juga: Update 3 Pernyataan Baru Sukatani Band Usai Huru-Hara Lagu 'Bayar Bayar Bayar' Dibredel Polisi: Kondisi Kami...

Dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, salah satunya kita bisa melihat kasus pada Desember 2024 lalu. Berikut beberapa kasus yang dinilau serupa dengan kasus Sukatani:

1. Pelarangan lukisan Yos Suprapto 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X