Kamis, 4 Juni 2026

Solidkan Kepengurusan, MWCNU Diwek Gelar Zarkasi ke Makam KH A Wahab Hasbullah dan Pantai Gili Ketapang Probolinggo

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Jumat, 21 Februari 2025 | 13:15 WIB
Peziarah dari pengurus MWCNU Diwek Jombang sedang berdoa di makam KH Abdul Hamid Pasuruan. (SketsaNusantara.id/As’ad Choirudin)
Peziarah dari pengurus MWCNU Diwek Jombang sedang berdoa di makam KH Abdul Hamid Pasuruan. (SketsaNusantara.id/As’ad Choirudin)

 

SketsaNusantara.id - Sebanyak 162 pengurus Nahdlatul Ulama (NU) mengikuti ziarah dan rekreasi (Zarkasi). Kegiatan digelar Majelis Wakil Cabang NU Diwek selama dua hari yakni pada Kamis-Jumat tanggal 20-21 Februari 2025.

Peserta berasal dari pengurus MWCNU Diwek dan perwakilan ranting NU. Termasuk perwakilan lembaga dan badan otonom di Diwek.

"Setiap ranting diwakili dua pengurus, begitu pula dengan perwakilan lembaga," ujar Dzikrullah Malik, ketua panitia. Sedangkan badan otonom, lanjutnya, diwakili tiga peserta setiap banom.

Baca Juga: Gelar Rutinan, Hasil Bahtsul Masail LBM NU Diwek Jombang Sepakat Dibukukan

Armada yang digunakan sebanyak tiga bus. Tujuannya adalah makam KH A Wahab Hasbullah Tambakberas, Mbah Sholeh Semendi dan KH Abdul Hamid Pasuruan. Dipungkasi rekreasi ke Pantai Gili Ketapang Probolinggo.

Ketua MWCNU Diwek KH Hamdi Sholeh mengapresiasi kehadiran semua pengurus. Baginya, hanya MWCNU Diwek yang bisa mengumpulkan para penggerak NU.

"Juga ada sesi berbagi cerita pengalaman di antara sesama pengurus NU di Diwek," ujarnya. Dia berharap soliditas pengurus NU di Diwek terus ditingkatkan.

Baca Juga: Ketua MWCNU Ini Larang Jajarannya Terima Bantuan Bentuk Fisik dari Parpol

Hal senada disampaikan Rais Syuriah MWCNU Diwek KH Nur Hadi. Dia mengatakan dipilihnya makam KH A Wahab Hasbullah karena memiliki sejarah panjang.

"Di sini juga ada makam KH Abdussalam, pendiri Pondok Selawe, cikal bakal Pondok Tambakberas," ujarnya.

Lanjut kyai yang akrab disapa Mbah Bolong ini, dari jalur Pondok Selawe ini lahir banyak kyai yang kemudian mendirikan pondok-pondok di Jombang. "Seperti Denanyar, Keras, Tebuireng, Watugaluh hingga Peterongan," imbuhnya.

Baca Juga: Upaya LTN MWCNU Rejoso Nganjuk Terbitkan Buku Tokoh Kyai Kampung, Datangi LTN Diwek Jombang Bangun Kerjasama

Saat menyambut rombongan di makam Tambakberas, KH Azam Choiruman menceritakan sekilas perjuangan KH Wahab Hasbullah. Kyai yang akrab disapa Gus Heru ini menuturkan, selain pendiri NU, Kyai Wahab juga dikenal cinta ilmu.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X