1. Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
Seluruh peserta dan tamu undangan akan berdiri untuk menyanyikan lagu kebangsaan sebagai pembuka acara.
2. Pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) dan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kep Mendagri)
Keputusan pelantikan akan dibacakan secara resmi sebelum kepala daerah menerima surat keputusan (SK).
3. Pemberian SK dan Penyematan Tanda Pangkat Jabatan
Setiap kepala daerah yang dilantik akan menerima SK serta tanda pangkat jabatan sebagai simbol pengesahan jabatan mereka.
4. Pengambilan Sumpah Jabatan oleh Presiden RI
Presiden Prabowo akan memimpin pengambilan sumpah jabatan bagi seluruh kepala daerah terpilih.
5. Penandatanganan Berita Acara Pelantikan (BAP)
Setelah prosesi sumpah jabatan, kepala daerah akan menandatangani berita acara pelantikan sebagai bagian dari prosedur resmi.
6. Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya (Penutup)
Acara pelantikan akan diakhiri dengan kembali menyanyikan lagu kebangsaan.
7. Pemberian Selamat oleh Presiden dan Wakil Presiden RI
Presiden dan Wakil Presiden akan memberikan ucapan selamat kepada para kepala daerah yang baru dilantik.
Acara pelantikan ini akan dihadiri oleh total 2.559 orang. Pemerintah telah menyiapkan tenda di kawasan Monas yang dapat menampung sekitar 2.500 tamu undangan.
Selain itu, area parkir khusus bagi undangan juga disediakan di sekitar Monas.
Dari total 961 kepala daerah yang dilantik, mereka berasal dari 481 daerah yang terdiri dari 33 provinsi, 364 kabupaten, dan 84 kota.
Artikel Terkait
Pedas! Sebut Mirip Bocah, Fedi Nuril Blak-blakan Ngaku Malu Punya Presiden Seperti Prabowo! Ternyata Gara-Gara...
Fedi Nuril Malu Lihat Prabowo Kaya Bocah Saat Tanggapi Kritik Soal Kabinet Gemuk Pakai Kata 'Ndasmu', Public Speaking Presiden Dinilai Buruk
Fedi Nuril Akui Malu Melihat Pidato Prabowo Subianto yang Seperti Anak Kecil, Ekspresi Yusril Ihza Mahendra Jadi Sorotan
Apa Itu Danantara? Mengenal Badan Pengatur Investasi yang akan Dirilis Prabowo Subianto, Bakal Pegang Aset 7 BUMN Senilai Ribuan Triliun
6 Fakta Danantara, Superholding BUMN yang Bakal Kelola Aset Rp9.780 Triliun, Diresmikan Prabowo Subianto dan Diawasi Jokowi