SketsaNusantara.id - Hari ini, Kamis 20 Februari 2025, menjadi momen bersejarah dalam pemerintahan daerah Indonesia.
Sebanyak 961 kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 akan dilantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Pelantikan akan berlangsung di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, dalam satu rangkaian acara yang dihadiri ribuan peserta.
Prosesi ini juga menjadi yang pertama kalinya dilakukan secara serentak di Istana Kepresidenan.
Sebelum dilantik, para kepala daerah terlebih dahulu akan mengikuti kirab dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka.
Setelah itu, mereka akan menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan dan penyematan tanda pangkat oleh Presiden Prabowo.
Berikut adalah susunan acara lengkap pelantikan kepala daerah di Istana Kepresidenan:
Prosesi Kirab Menuju Istana Merdeka
Para kepala daerah dan wakilnya dijadwalkan berkumpul di Monumen Nasional pada pukul 09.00 WIB.
Setengah jam kemudian, mereka membentuk barisan dengan didahului oleh Drum Band Gita Praja IPDN. Barisan ini kemudian bergerak memasuki Istana Merdeka melalui pintu utama.
Pada pukul 09.45 WIB, mereka akan melewati jajaran kehormatan dari Yonwalprotneg Paspampres sebelum tiba di tenda tempat acara pelantikan. Sementara itu, Drum Band Gita Praja IPDN akan menuju Pintu Kubah.
Susunan Acara Pelantikan Kepala Daerah
Pelantikan akan dimulai tepat pukul 10.00 WIB setelah Presiden Prabowo tiba di lokasi. Berikut adalah susunan acara pelantikan:
Artikel Terkait
Pedas! Sebut Mirip Bocah, Fedi Nuril Blak-blakan Ngaku Malu Punya Presiden Seperti Prabowo! Ternyata Gara-Gara...
Fedi Nuril Malu Lihat Prabowo Kaya Bocah Saat Tanggapi Kritik Soal Kabinet Gemuk Pakai Kata 'Ndasmu', Public Speaking Presiden Dinilai Buruk
Fedi Nuril Akui Malu Melihat Pidato Prabowo Subianto yang Seperti Anak Kecil, Ekspresi Yusril Ihza Mahendra Jadi Sorotan
Apa Itu Danantara? Mengenal Badan Pengatur Investasi yang akan Dirilis Prabowo Subianto, Bakal Pegang Aset 7 BUMN Senilai Ribuan Triliun
6 Fakta Danantara, Superholding BUMN yang Bakal Kelola Aset Rp9.780 Triliun, Diresmikan Prabowo Subianto dan Diawasi Jokowi