Ditemui di lokasi acara, Kepala Desa Kayangan Tutik Handayani mengapresiasi kegiatan rutinan ini. "Alhamdulillah, yang datang makin banyak," ujarnya.
Dia berharap perhatian orangtua kepada anaknya makin ditingkatkan. Terutama dalam penggunaan telepon genggam.
"Sisi baik dari handphone silahkan dipakai, jika ada yang jelek tolong ditinggalkan," imbuhnya. Terlebih akhir-akhir ini diakui banyak kejahatan di Jombang yang berawal dari penyalahgunaan handphone.
Rais Syuriah NU Ranting Kayangan KH Ainun Naim menjelaskan acara ini juga dihadiri anggota banom NU. Baik Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU dan IPPNU.
"Malam ini lailatul ijtima' terakhir sebelum libur sementara karena Ramadhan," ujarnya. "Rutinan juga dibacakan shalawat yang dipimpin group Manba'ul Taubah Tebon," imbuhnya.
Dirinya berharap ke depan Lailatul ljtima' banyak dihadiri kaum muda. Terutama dari unsur IPNU-IPPNU. "Tidak hanya bapak-bapak dan ibu-ibu. Jadi, khitmat itu tidak memandang usia. Untuk itu kita sadarkan kepada kaum muda di sekitar untuk mulai khidmat ke NU," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Progres Cepat! Dinas PUPR Jombang Pastikan Pembangunan Kantor Kecamatan Diwek Rampung Tahun 2024 Ini
Hujan Deras Tak Surutkan MWCNU Diwek Laksanakan Kirab Hari Santri Jalan Kaki ke Ponpes Tebuireng
Ketua PCNU Jombang Tegaskan Wajib Hukumnya Warga NU Jaga NKRI
Bangun Jombang Lebih Baik: Musrenbang 2025 Tekankan Sinergi dan Inklusivitas
Bersama Santri, Polres Jombang Amankan 2600 Botol Miras Jelang Ramadhan: Miras Akar dari Kejahatan